Tebingtinggi (SIB)
Seorang pemulung bernama Ahmad Yunadi Muslim (55), warga Jalan Ketumbar Lingkungan V, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di area perlintasan kereta api (KA), persisnya di Jalan Lintas Lingkungan III, Kelurahan Deblot Sundoro, Kecamatan Padang Hilir, Tebingtinggi, Jumat (14/2) sore.
Informasi diperoleh SIB, sekira pukul 14.45 WIB, Syahrizal (saksi) melihat korban tengah asik mencari barang-barang bekas (botot) di dekat jalur perlintasan kereta tanpa menghiraukan adanya KA yang melaju dari arah Tanjungbalai menuju Medan.
Selanjutnya, korban yang juga diketahui sebagai petugas parkir itu langsung ditabrak kereta api hingga tewas bersimbah darah dengan bagian tubuh terbelah dua.
Sejumlah warga yang melihat peristiwa itu mendadak heboh dan bergegas mendatangi tempat kejadian serta menghubungi pihak kepolisian.
Tidak berapa lama, personel SPKT Polres Tebingtinggi, Polsek Padang Hilir dan Tim Inafis turun ke lokasi kejadian untuk cek olah TKP, meminta keterangan para saksi dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.
Kapolsek Padang Hilir, AKP Hilton Marpaung melalui Kanit Reskrim Ipda SPN Siregar saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penemuan sesosok mayat pria paruh baya tersebut.
"Dari hasil cek TKP dan keterangan saksi-saksi, korban diduga tewas karena disambar kereta api yang melaju dari arah Tanjungbalai menuju Tebingtinggi. Setelah dibawa ke RSUD Kumpulan Pane Tebingtinggi, jasad korban juga telah kita serahkan kepada pihak keluarga," ujarnya. (T01/d)