Suasana Malam Gunungsitoli Diminati Banyak Warga Luar Daerah

Redaksi - Senin, 17 Februari 2020 16:22 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_4852_Suasana-Malam-Gunungsitoli-Diminati-Banyak-Warga-Luar-Daerah.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: SIB/Riswan H Gultom
INDAH : Keindahan Kota Gunungsitoli di malam hari membuat banyak warga daerah lain menghabiskan akhir pekan di daerah ini. Foto Sabtu (15/2). 

Gunungsitoli (SIB)

Indahnya suasana Kota Gunungsitoli khususnya di malam hari, mengundang keinginan banyak masyarakat luar daerah di Kepulauan Nias untuk menghabiskan akhir pekan di kota itu.

Dari pengakuan sejumlah warga di empat kabupaten seperti Nias, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat, mereka memilih jalan-jalan ke Gunungsitoli untuk menyegarkan pikiran dari rutinitas saban hari.

Putri Harefa dan suaminya, Lius Duha, warga Telukdalam Nias Selatan, baru baru ini mengatakan, dari banyaknya wilayah yang pantas dikunjungi, Kota Gunungsitoli merupakan salah satu pilihan traveling yang pas.

Alasan mereka, sejak beberapa tahun terakhir, kota ini semakin rapi sehingga nyaman untuk bersantai. "Suasana malam sungguh sejuk berkeliling kota. Kita bisa menyaksikan pemandangan yang menyegarkan mata seperti, dua bangunan tugu beserta air mancur. Lain lagi keasrian Taman Yaahowu," akunya.

Sementara keluarga Lisna dari Nias Utara menyampaikan hal yang sama. Jika Sabtu tiba, ia bersama keluarga besar akan menuju Kota Gunungsitoli untuk mencicipi kuliner yang tersedia beragam. "Di kota ini lengkap makanan. Tinggal pilih sesuai selera kita," sebutnya sembari terkekeh.

Sehabis menikmati kuliner, Lisna dan keluarga biasanya akan mengunjungi taman kota menyaksikan mata hari tenggelam, biasanya langit merah merona. "Kami jarang menginap. Kami biasanya pulang ke Nias Utara menjelang tengah malam menggunakan mobil," tandasnya.

Diakui memang, geliat pembangunan ruang ruang publik di kota menjadikan daerah ini semakin tertata rapi dan indah. Hal itu memicu hasrat warga dari 4 kabupaten kota lainnya berbondong bondong.

"Pemko Gunungsitoli harus menangkap fenomena ini dengan terus memacu Gunungsitoli lebih baik sehingga kunjungan lebih ramai dan mewujudkan daerah ini kota jasa. Pemko juga harus peka terhadap pembangunan UKMK warga," kata Josh Hulu pengamat pembangunan. (BR9/f)

Berita Terkait

Martabe

Ramadan Bawa Berkah, Jajanan Pinggir Jalan Diserbu Pembeli

Martabe

Respon cepat, Polres Tanjungbalai Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kepada Lansia

Martabe

Sekdakab Tapteng Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakannya

Martabe

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Martabe

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Martabe

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan