Gunungsitoli (SIB)
Indahnya suasana Kota Gunungsitoli khususnya di malam hari, mengundang keinginan banyak masyarakat luar daerah di Kepulauan Nias untuk menghabiskan akhir pekan di kota itu.
Dari pengakuan sejumlah warga di empat kabupaten seperti Nias, Nias Utara, Nias Selatan dan Nias Barat, mereka memilih jalan-jalan ke Gunungsitoli untuk menyegarkan pikiran dari rutinitas saban hari.
Putri Harefa dan suaminya, Lius Duha, warga Telukdalam Nias Selatan, baru baru ini mengatakan, dari banyaknya wilayah yang pantas dikunjungi, Kota Gunungsitoli merupakan salah satu pilihan traveling yang pas.
Alasan mereka, sejak beberapa tahun terakhir, kota ini semakin rapi sehingga nyaman untuk bersantai. "Suasana malam sungguh sejuk berkeliling kota. Kita bisa menyaksikan pemandangan yang menyegarkan mata seperti, dua bangunan tugu beserta air mancur. Lain lagi keasrian Taman Yaahowu," akunya.
Sementara keluarga Lisna dari Nias Utara menyampaikan hal yang sama. Jika Sabtu tiba, ia bersama keluarga besar akan menuju Kota Gunungsitoli untuk mencicipi kuliner yang tersedia beragam. "Di kota ini lengkap makanan. Tinggal pilih sesuai selera kita," sebutnya sembari terkekeh.
Sehabis menikmati kuliner, Lisna dan keluarga biasanya akan mengunjungi taman kota menyaksikan mata hari tenggelam, biasanya langit merah merona. "Kami jarang menginap. Kami biasanya pulang ke Nias Utara menjelang tengah malam menggunakan mobil," tandasnya.
Diakui memang, geliat pembangunan ruang ruang publik di kota menjadikan daerah ini semakin tertata rapi dan indah. Hal itu memicu hasrat warga dari 4 kabupaten kota lainnya berbondong bondong.
"Pemko Gunungsitoli harus menangkap fenomena ini dengan terus memacu Gunungsitoli lebih baik sehingga kunjungan lebih ramai dan mewujudkan daerah ini kota jasa. Pemko juga harus peka terhadap pembangunan UKMK warga," kata Josh Hulu pengamat pembangunan. (BR9/f)