5 TKA Asal China di Proyek PLTHM Kandibata Dinyatakan Negatif Corona

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2020 15:02 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_2014_5-TKA-Asal-China-di-Proyek-PLTHM-Kandibata-Dinyatakan-Negatif-Corona.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: SIB/Dok
MELIHAT: Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Cory S Sebayang, Kepala Dinas Kesehatan Karo, Irna Safrina Milala melihat TKA asal China yang telah selesai menjalani observasi 5 TKA asal China di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Senin (1

Tanah Karo (SIB)

Lima Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTHM) di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo dinyatakan bebas virus Corona Wuhan atau Covid-19.

Lima orang tersebut telah menjalani masa observasi selama 14 hari setelah datang ke Karo dari berbagai wilayah di China pada akhir Januari lalu.

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang dan Kadis Kesehatan Karo drg Irna Safrina Milala, Senin (17/2) mengunjungi lokasi proyek pengerjaan pembangunan PLTHM untuk memantau kondisi terakhir kelima pekerja asing tersebut. Petugas kesehatan terlihat memakai baju khusus dan badannya disemprot cairan desinfektan untuk melakukan pemeriksaan tahap akhir pasca 14 hari dilakukan isolasi untuk observasi kondisi kesehatannya.

Petugas kesehatan pun terlihat memasuki satu persatu ruangan pekerja. Selang beberapa menit kemudian kelima pekerja asing itu dikeluarkan dari ruangan kamar dan dibawa untuk menemui Bupati dan Wakil Bupati Karo, guna menerangkan kondisi kesehatan kelimanya.

Menurut Irna Safrina, pihaknya telah selesai melakukan pemantauan secara intensif selama 14 hari terakhir ini. Ia menyebutkan, dari hasil observasi ini dinyatakan kelima TKA tersebut dalam kondisi sehat.

"Sudah kita lakukan pemeriksaan terakhir kepada kelima tenaga kerja, sampai sekarang mereka masih sehat dan tidak ada gejala-gejala timbulnya pneumonia," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Senin (17/2) petang.

Ia mengungkapkan, setelah selesai melakukan pemeriksaan terakhir pihaknya langsung mengeluarkan surat keterangan penutupan observasi. Dengan sudah dinyatakan sehat, kelima TKA tersebut sudah diperbolehkan berbaur dengan pekerja lainnya.

Lebih lanjut dikatakan, walaupun saat ini mereka telah dinyatakan sehat, namun pihaknya tetap meminta yang bersangkutan atau pihak perusahaan agar tetap memantau kesehatannya. “Jika mereka merasakan gejala gangguan kesehatan, diminta untuk tetap berkoordinasi dengan tim kesehatan.

"Saya juga menekankan, nantinya jika ditemukan gejala-gejala seperti demam atau pneumonia, agar tetap langsung memberikan informasi kepada kita," pungkasnya. (BR2/q)

Berita Terkait

Martabe

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Martabe

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Martabe

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Martabe

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Martabe

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Martabe

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor