Rantauprapat (SIB)
Guru bidang studi Geografi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Labuhanbatu, Trimo SPd yang beberapa waktu lalu viral di media sosial dan media cetak, karena masuk grand final lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) Madrasah tingkat nasional tahun 2019 dan merupakan satu-satunya guru yang mewakili Provinsi Sumatera Utara, diundang Perpustakaan Nasional mengikuti rapat koordinasi nasional bidang Perpustakaan, 24-26 Februari di Hotel Bidakara Jakarta.
Menurut informasi yang dihimpun SIB, Trimo dengan inovasi membuat peta dari eceng gondok, juga satu-satunya guru dari Sumatera Utara yang diundang Perpustakaan Nasional dalam Rakor tersebut. Panitia disebut mengundang 100 guru dari seluruh Indonesia untuk ikut rakor dan Sumut diwakili oleh Trimo.
“Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba ada masuk informasi melalui WA bahwa saya diundang oleh Perpustakaan Nasional. Undangan tersebut sudah saya sampaikan kepada ibu kepala Madrasah. Saya berterimakasih kepada ibu kepala madrasah yang selalu mendukung setiap kegiatan kami para guru di MAN Labuhanbatu,†sebut Trimo.
Namun, menurut Trimo, biaya keberangkatan, akomodasi dan transport untuk mengikuti acara tersebut ditanggung sendiri peserta.
“Saya mau berangkat, tapi saya tidak ada dana. Harapan saya mudah-mudahan ada pihak terkait yang terbuka hatinya, khususnya pihak Perpustakaan Daerah Pemkab Labuhanbatu dan Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu,†ujarnya.
Ia mengaku bangga diundang dalam rapat tingkat nasional, namun kendalanya adalah biaya.
"Ini memang menjadi satu kebanggaan bagi saya, tapi di sisi lain, ya itu, saya tidak memiliki dana untuk berangkat mewakili Kabupaten Labuhanbatu dan Sumatera Utara," ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu Andi Sihaimi Dalimunte mengapresiasi prestasi Trimo, guru Labuhanbatu, tapi mampu mewakili Provinsi Sumatera Utara.
Dia mendorong guru-guru berlomba meraih prestasi dan berinovasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pendidikan. (BR6/q)