Kisaran (SIB)
Usaha peternakan burung puyuh di Jalan Langsat Gang Aman, Lingkungan VII Kelurahan Sentang Kecamatan Kisaran Timur dikeluhkan warga setempat karena menimbulkan bau tak sedap. Peternakan burung puyuh tersebut juga didirikan sangat dekat dengan pemukiman warga.
Suwanda, waga setempat kepada SIB, Senin (17/2) menuturkan, ketika masih sedikit awalnya mereka tidak terganggu atas usaha peternakan burung puyuh milik Munthe tersebut. “Namun lambat laun usaha itu semakin banyak serta menimbulkan bau tak sedap, jelas kami merasa resah dan tergangguâ€, ungkap Suwandi.
Sambungnya, pemilik mendirikan peternakan burung puyuh di areal tempat tinggalnya tapi letak lokasi ternak puyuh bersebelahan dengan rumah warga dan hanya dipisahkan jalan rabat beton mereka. Tentu setiap waktu, entah itu pagi hari, siang, sore dan malam hari, aroma tidak sedap selalu mereka rasakan hingga kedalam rumah.
“Persoalan ini, pernah kami sampai kan kepada Kepling hingga ke kantor kelurahan namun sampai saat ini persoalannya tidak ada ujungnya. Kami tidak bisa melarang bila ada orang ingin berusaha, namun tolong diperhatikan dampak yang ditimbulkan,†ujar Suwandi.
Lurah Sentang ketika dikonfirmasi tidak berada dikantornya. Menurut stafnya, lurah melayat. Disinggung, apa pernah ada aduan warga Jalan Langsat Gang Aman, Lingkungan VII tentang keberadaan peternakan burung puyuh yang menimbulkan aroma tak sedap? Staf itu menjawab, “memang aduan tersebut pernah dibahas di kantor kelurahan ini tapi saya tidak mengetahui kelanjutannya. Persoalan itu dibahas sewaktu lurah lama sekarangkan lurah baru. Nanti akan disampaikan keluhan warga tersebutâ€, ucap staf yang enggan disebut nama. (A04/c)