Medan (SIB)
Anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Ingan Amin Barus mendesak pimpinan PT PLN (Perusahan Listrik Negara) Wilayah Sumut untuk segera mengatasi pemadaman listrik di Dusun Lau Opu Desa Lau Pakam, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, yang sudah seminggu mengalami gelap-gulita akibat terputusnya arus listrik ke kawasan tersebut.
"Pimpinan PT PLN Wilayah Sumut harus segera memerintahkan pimpinan PT PLN Sidikalang untuk secepatnya mengatasi pemadaman listrik tersebut. Jika memang benar terjadi kerusakan di kabel JTR yang disebut-sebut pihak PLN mengalami korsleting, segera diperbaiki," ujar Barus kepada wartawan, Selasa (18/2), melalui telepon.
Lagi pula, ujar politisi Partai Gerindra ini, tidak masuk akal hanya gara-gara korsleting kabel JTR, pemadaman sampai seminggu lamanya. Padahal banyak karyawan PT PLN memiliki keahlian dalam bidang tersebut. "PT PLN Sidikalang harus bergerak cepat mengatasi pemadaman ini, jangan biarkan masyarakat mengalami gelap-gulita," ujarnya.
"Dalam kasus ini, sebaiknya pimpinan PT PLN Wilayah Sumut segera melakukan tindakan tegas terhadap bawahannya, dengan sesegera mungkin mengganti pimpinan PT PLN Sidikalang yang dianggap kurang sigap mengatasi pemadaman listrik di tengah-tengah masyarakat," tambah Barus.
Menurut dia, akibat pemadaman listrik selama seminggu ini, bisa dirasakan bagaimana menderitanya masyarakat karena tidak bisa memasak menggunakan listrik, menyetrika serta menggunakan alat-alat elektronik. Bahkan desa mereka gelap-gulita tanpa ada penerangan.
Anak-anak sekolah juga tidak bisa belajar pada malam hari. Dusun Lau Ipu sepertinya sudah kembali ke zaman batu, gelap-gulita karena tidak ada penerangan sama sekali, sehingga dibutuhkan perbaikan sesegera mungkin agar masyarakat terhindar dari pemadaman listrik.
"Yang paling kita kesalkan, keluhan masyarakat terkait pemadaman ini, kurang direspon pihak PT PLN dengan alasan petugas tidak sanggup mengganti kabel JTR yang korsleting sepanjang 1 Km, sehingga harus mendatangkan tenaga ahli untuk mengkaji persoalannyaâ€, katanya.
Berkaitan dengan itu, ia mendesak pimpinan PT PLN Wilayah Sumut untuk bertindak cepat. Jangan gara-gara kabel rusak, masyarakat menderita selama seminggu akibat tidak mendapatkan arus listrik. "Prihatin kita melihat penderitaan anak-anak Dairi yang harus mengerjakan tugas pindah ke desa lain hanya gara-gara listrik putus," katanya.
Seperti diberitakan SIB, Selasa (18/2), warga Dusun Ipu Desa Lau Pakpak Dairi mendatangi ULP PT PLN Sidikalang menuntut segera diatasi pemadaman listrik di desa mereka yang sudah seminggu gelap gulita akibat korsleting kabel.
Mendengar tuntutan tersebut, Supervisior ULP Sidikalang David Siregar sudah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan perbaikan. Tapi pihaknya tidak sanggup menggantinya, karena kabel sepanjang 1 Km penanganannya merupakan kewenangan UP 3 Bukit Barisan Berastagi. (M03/c)