Wujudkan Pengelolaan Dana Desa Akuntabel

Kades dan Kaur Keuangan di Nisel Dilatih Sistem Keuangan Desa

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2020 16:18 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_6300_Kades-dan-Kaur-Keuangan-di-Nisel-Dilatih-Sistem-Keuangan-Desa.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto : SIB/Putra Nainggolan
PELATIHAN : Para Kades dan Kaur Keuangan mendapatkan pelatihan mengelola DD dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dari Dinas PMD Nisel, Rabu (19/2). 

Nisel (SIB)

Untuk mewujudkan pengelolaan Dana Desa (DD) yang akuntabel, Kepala Desa dan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan dari 459 Desa di Nisel dilatih menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Pelatihan digelar dari tanggal 10 hingga 28 Februari mendatang.

Kabid Administrasi, Aparatur dan Kerjasama Pemerintahan Desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nias Selatan (Nisel) Ronaldin Fau SH, Rabu (19/2) menjelaskan, kegiatan yang dilakukan itu bertujuan untuk melatih Kades dan Kaur Keuangan untuk mengadministrasikan item-item kegiatan desa sesuai dengan petunjuk yang ada di aplikasi.

"Aplikasi ini memudahkan para Kades dan pengelola desa dalam mengalokasikan anggaran sesuai dengan item-item pekerjaan yang sudah ditentukan. Jadi tidak ada lagi kegiatan yang fiktif ataupun kegiatan dadakan," katanya.

Sistem ini dikatakan juga membantu pengelola Desa untuk lebih disiplin dalam menyiapkan administrasi, baik pelaporan maupun realisasi nantinya. "Sesuai Peraturan Menteri KPDT No 11 tahun 2020 tentang pengelolaan Dana Desa Prioritas, di sana sudah ada tipologi desanya misalnya Desa wisata, sudah ada semua di aplikasi," ujar Kabid yang juga sebagai Narasumber pada kegiatan itu.

Narasumber lainnya Yankas Zagoto SE, dari tenaga ahli perencanaan partisipatif pendamping desa mengatakan, kegiatan itu merupakan tindaklanjut dari Kemendagri untuk pengelolaan DD dengan sistem Aplikasi. Dalam satu hari mereka melatih peserta dari 2 kecamatan dengan menyesuaikan waktu.

Selama ini dikatakan, sistem pengelolaan DD masih manual sehingga sering terjadi banyak kesalahan bahkan bisa defisit. Akan tetapi dengan aplikasi ini sudah lebih baik karena akan dikonfirmasi bila ada progam yang tidak bisa masuk dalam sistem perencanaan. Upaya dari Dinas PMD itu diapresiasi untuk perbaikan ke depan. (N03/q)

Berita Terkait

Martabe

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Martabe

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Martabe

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Martabe

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Martabe

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Martabe

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor