Camat Sosialisasikan Rencana Pengembangan KSPN Danau Toba di Parapat

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2020 20:43 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_4825_Camat-Sosialisasikan-Rencana-Pengembangan-KSPN-Danau-Toba-di-Parapat.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Linggom Parhusip
DISKUSI : Uspika Girsang Sipangan Bolon diskusi terbuka dengan para pelaku wisata terkait beberapa rencana pemerintah dalam pengembangan KSPN Danau Toba, di Open Stage, Rabu (18/2). 

Parapat (SIB)

Camat Girsang Sipangan Bolon Simalungun, Eva Ulyarta Suryati, didampingi Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) menyosialisasikan rencana pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba khususnya di Parapat kepada para pedagang, di Open Stage Parapat, Rabu (18/2).

Sosialisasi itu dihadiri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Simalungun, Maraden Sinaga, para pedagang souvenir, buah, pelaku perkapalan dan Manager Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba, Corry Panjaitan, sebagai narasumber serta pengamat pariwisata Danau Toba Mangapul Silalahi.

Eva mengatakan, sosialisasi terbuka tersebut untuk meminta dukungan dan pendapat dari para pelaku wisata terkait rencana pemerintah pusat untuk mengembangkan KSPN Danau Toba dalam membangun pedestrian (jalan setapak) di sepanjang pantai Danau Toba Parapat, pembangunan dermaga Atsari, pengembangan tata ruang Pantai Bebas dan perbaikan instalasi limbah air domestik yang dinilai akan mengganggu kenyamanan masyarakat.

Sementara Corry Panjaitan memaparkan, untuk tahun 2020, pemerintah pusat telah mencanangkan berbagai pengembangan kepariwisataan di Parapat, seperti pembangunan jalan setapak, dermaga, pengembangan tata ruang Pantai Bebas Parapat dan instalasi limbah.

"Sebelum pelaksanaan pembangunan, terlebih dahulu kita meminta pendapat dari masyarakat, khususnya dari para pelaku wisata yang akan terkena dampak sosial karena akan ada relokasi tempat berdagang ketika proses pembangunan. Hasil diskusi ini akan disampaikan ke pemerintah pusat," katanya.

Anggota DPRD Simalungun Maraden mengatakan mendukung program pemerintah dan pihaknya akan mengawal proses pembangunan, serta meminta agar masyarakat turut dilibatkan dalam pembangunan.

Mewakili para pelaku wisata, J Silalahi menyampaikan para pelaku wisata setuju dan mendukung rencana pembangunan kepariwisataan tersebut untuk mendukung perekonomian masyarakat Parapat. Ia meminta agar perwakilan para pelaku wisata turut diundang dalam sosialisasi sehingga mengetahui rencana-rencana kepariwisataan yang akan dibangun di Parapat. (S12/f)

Berita Terkait

Martabe

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Martabe

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Martabe

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Martabe

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Martabe

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Martabe

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor