Balige Kini Memiliki Gedung Daur Ulang Sampah Plastik

Redaksi - Jumat, 21 Februari 2020 18:13 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_7084_Balige-Kini-Memiliki-Gedung-Daur-Ulang-Sampah-Plastik.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto SIB/Eduwart MT Sinaga
Gedung Daur ulang Sampah plastik yang ada di Balige, Kabupaten Toba Samosir. 

Tobasa (SIB)

Balige ibukota Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), kini memiliki gedung tempat daur ulang sampah plastik di Jalan Somba Debata Balige, Kecamatan Balige.

“Melalui gedung daur ulang sampah ini, sampah plastik akan mempunyai nilai ekonomis, sehingga perlu dikembangkan secara mandiri dan profesional oleh masyarakat. Bank sampah ini menjadi salah satu solusi pemecahan masalah sampah plastik di Tobasa,” sebut Kadis Lingkungan Hidup Mintar Manurung dalam sosialisasi terkait daur ulang sampah plastik yang dilaksanakan di aula Kantor Bupati Tobasa, Kamis (20/2).

Kata Mintar, pengolahan daur ulang sampah plastik di Balige adalah pilot proyek dana hibah Institute For Global Enviromental Strategis (IGES) Jepang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Beberapa komponen utama dan fasilitas daur ulang sampah plastik Balige di antaranya bangunan yang representatif yang sesuai fungsinya, becak motor pengumpul sampah, jembatan timbang mencatat sampah, penggiling, pengepres sampah plastik dan penggilingam sampah plastik.

Sementara itu Kepala BPS Tobasa Whenlis Purba merasa keberatan atas penunjukan lokasi tempat pengolahan daur ulang sampah plastik yang berada tepat di samping kantornya, juga dekat dengan pemukiman penduduk.

"Beberapa kantor di sini merasa keberatan karena banyak faktor negatif yang akan diakibatkan pengolahan daur ulang plastik tersebut mulai dari hilir mudik truk sampah, suara bising mesin penggiling sampah juga bau sampah yang akan dibawa ke sana," kata Whenlis.

Dijelaskannya, pemilihan lokasi tersebut kurang tepat, mengingat lokasi sangat strategis.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintahan Setdakab Tobasa Harapan Napitupulu mengatakan akan mengevaluasi keberadaan pengolahan daur ulang plastik tersebut.

"Bangunan tersebut sudah jadi, kita operasikan dulu kita lihat faktor tersebut, kita upayakan meminimalisir kalau bisa meniadakan faktor negatif tersebut," kata Harapan.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri perwakilan Badan Pertanahan Nasional, Samsat Balige, Kades Sianipar Sihail-hail, Kades Lumban Gorat, Yayasan Del, Komunitas Gerakan Toba Bersih, Komunitas Go Toba dan jajaran OPD Toba. (H01/q)

Berita Terkait

Martabe

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Martabe

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Martabe

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Martabe

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Martabe

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Martabe

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor