Petani di Kecamatan Rawang Panca Arga Asahan Mulai Panen Padi

Redaksi - Rabu, 26 Februari 2020 19:11 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_1731_Petani-di-Kecamatan-Rawang-Panca-Arga-Asahan-Mulai-Panen-Padi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
liputan6.com
Ilustrasi

Kisaran (SIB)

Petani di Kecamatan Rawang Panca Arga, Asahan pada pertengahan Februari ini sudah mulai melaksanakan panen padi. Namun panen raya akan dilakukan serentak di 7 desa pada bulan Maret sehingga mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Junet, salah seorang kelompok tani kepada SIB, Selasa (25/2) menuturkan, memasuki musim tanam padi pertama 2019 lalu, kelompok tani di daerah ini memang tidak bisa melaksanakan tanam padi serentak mengingat keterbatasan stok air serta saat itu masih suasana menyambut natal (Desember), sehingga dibeberapa tempat para petani terpaksa mempercepat musim tanam pertama dan beberapa minggu kemudian, musim tanam dilaksanakan di desa-desa lainnya.

Beberapa dusun yang melaksanakan musim tanam pertama , lanjut Junet, pada pertengahan Februari ini sudah melaksanakan panen. Hal itu bisa dilihat di Desa Rawang pasar VI dan Desa Rawang Baru dan hasilnya juga baik. Diperkirakan, panen raya akan dilaksanakan pada pertengahan Maret. “Kami bersyukur tanaman padi tidak terserang hama maupun penyakit tanaman sehingga bisa memberikan keuntungan”, ucap pemilik lahan seluas 2 ha itu.

Hal senada dikatakan J Sianturi yang telah melaksanakan panen. Dia yang tergabung dalam kelompok tani mengaku, pendapatan ekonomi mereka meningkat, sebab produktivitas pangan pada musim panen kali ini rata rata 8 ton gabah basah per hektare. Jika diasumsikan, petani menjual gabah basah Rp 5000/kg dengan produktifitas 8 ton maka penghasilan total petani bisa mencapai Rp 40 juta/hektar. Hal itu tidak terjadi pada musim sebelumnya, musim tanam tahun lalu di Rawang pasar VI dan Rawang Baru , produktivitas per hektarnya menurun, karena terserang hama, ucap Sianturi.

M Kahar, Sekretaris Kecamatan saat dikonfirmasi membenarkan. Dikatakaannya, dibeberapa tempat, para petani sudah melaksanakan panen. Namun dibeberapa desa lainnya masih banyak yang belum panen. Diperkirakan, panen raya padi dilaksanakan pertengahan Maret ini, ujar Kahar. (A04/c)

Berita Terkait

Martabe

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Martabe

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Martabe

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Martabe

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Martabe

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana

Martabe

Terlibat Kasus Ganja, 3 Pria Diamankan Polisi