Nisel (SIB)
Dinas Kesehatan Nias Selatan (Nisel) melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Gunungsitoli menangani pasien ibu hamil, melahirkan, nifas, bayi baru lahir miskin dan tidak memiliki jaminan kesehatan atau miskin.
Kepala Dinas Kesehatan Nisel dr Henny K Duha kepada SIB, Rabu (26/2) menyampaikan bahwa pasien miskin yang mengalami masalah mulai dari kehamilan hingga persalinan akan dirujuk ke RS Gunungsitoli bila Puskesmas di Nisel tidak mampu menangani. Begitu juga dengan bayinya yang baru lahir.
Untuk metode pembayarannya sendiri dikatakan ialah dengan sistem klaim. Pihak RS akan menagih ke Dinkes Nisel biaya pasien yang sudah ditangani dan selama masa perawatan. Program ini sudah berjalan sebelumnya dan tetap dilanjutkan dengan memperbaharui Memorandum of Understanding (MoU).
"Yang ditanggung tentunya warga miskin yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari Kades," ujarnya. Selain Kerjasama di bidang penanganan, dalam beberapa waktu ke depan akan direncanakan juga kerjasama bidang SDM dengan penempatan dokter spesialis di Nisel.
Untuk tahun ini Dinkes Nisel juga akan menuntaskan akreditasi seluruh Puskesmas. Dari 36 Puskesmas ada di wilayah Nisel, 12 Puskesmas lagi yang belum terakreditasi. 8 diantaranya berada di Kepulauan, 1 di kota Telukdalam sementara 3 lainnya merupakan Puskesmas yang sebelumnya tidak lulus akreditasi. (N03/d)