Jembatan Peninggalan Belanda di Rawang Panca Arga Asahan Terancam Ambruk

Redaksi - Minggu, 21 Februari 2021 20:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir022021/_4092_Jembatan-Peninggalan-Belanda-di-Rawang-Panca-Arga-Asahan-Terancam-Ambruk.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
ist
Ilustrasi

Kisaran (SIB)

Jembatan plat beton peninggalan kolonial Belanda di Dusun V Kecamatan Rawang Panca Arga, Asahan kondisinya saat ini mengalami kemiringan dan terancam ambruk. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama warga melakukan aktivitas sehari hari, baik itu ke kantor kecamatan maupun menuju desa lainnya.

K Panjaitan, warga setempat kepada SIB, Rabu (17/2) menuturkan, jembatan tua dengan panjang sekira 20 meter dan lebar 2,5 meter itu merupakan peninggalan penjajahan Belanda. Ketika kecil dulu kami sering bermain â€" main di seputaran jembatan tersebut. Bila di kalkulasi, usia jembatan itu sudah berkisar 60-70 tahun, sebut Panjaitan.

Menurutnya, bagi warga desa, jembatan tua tersebut sangat vital, karena melalui akses itulah warga melakukan aktivitas seperti bertani, mengangkut hasil pertanian, pergi ke kantor kecamatan atau pun menuju desa lain. Bukan itu saja, warga dari kecamatan lain juga kerap melintas di atas jembatan tua itu, terangnya.

Ditambahkan, kondisi jembatan miring sudah lama terjadi, namun dalam 5 bulan terakhir, pergeseran pondasi jembatan akibat arus sungai menyebabkan kemiringan lantai atas bertambah parah. Warga sudah menghimbau bagi pemilik kenderaan roda empat agar tidak melintas di atas jembatan tua itu guna menghindarkan hal yang tidak diinginkan.

Bupati Asahan, Surya bersama rombongan sudah pernah meninjau jembatan yang miring itu. Warga berharap, dengan adanya kunjungan bupati, jembatan itu bisa segera diperbaiki, pungkas Panjaitan.

Supriadi, Kasi PMK Kecamatan Rawang Panca Arga ketika dikonfirmasi membenarkan. Jembatan di Dusun V itu memang sudah miring dan sudah ditinjau oleh Bupati Asahan. Terhadap kondisi jembatan dan keluhan warga pun sudah dilaporkan, ujar Kasi PMK. (A04/c)

Sumber
: Hariansib edisi cetak

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Setelah Dihantam Banjir, Titi Besi Kota Bangun Terancam Ambruk

Martabe

Jembatan Menuju Nagori Palia Naopat Terancam Ambruk

Martabe

Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Turap DBMBK Sumut di Simalungun Terancam Ambruk

Martabe

Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Turap DBMBK Sumut di Simalungun Terancam Ambruk

Martabe

Jembatan di Medangderas Batubara Terancam Ambruk

Martabe

Jembatan Tua Rawang Panca Arga Terancam Ambruk