Cuaca Panas, Warga Labusel Diimbau Tidak Bakar Lahan

Redaksi - Selasa, 02 Maret 2021 20:32 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir032021/_6183_Cuaca-Panas--Warga-Labusel-Diimbau-Tidak-Bakar-Lahan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
portugalresident.com
Ilustrasi cuaca panas

Kotapinang (SIB)

Pemkab Labusel mengimbau masyarakat agar tidak membakar dan berhati-hati menyalakan api di sekitar lahan, karena saat ini cuaca panas dan mulai memasuki musim kemarau.

"Kebakaran hutan dan lahan dapat menyebabkan kualitas udara memburuk. Kebakaran dan Corona akan menimbulkan masalah rumit, sehingga semakin berdampak buruk pada sektor kesehatan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Labusel, Khairil Harahap kepada wartawan, Senin (1/3).

Dikatakan, kondisi topografi Kabupaten Labusel yang banyak tanaman kelapa sawit dan karet rawan kebakaran lahan. Menurutnya, jika terjadi kebakaran lahan, akan sangat sulit untuk memadamkannya, karena luasnya sebaran api.

"Karenanya perlu kesadaran bersama untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. Jangan membakar lahan dan sembarangan menghidupkan api atau membuang puntung rokok di lahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP-Linmas Pemkab Labusel, Ismail yang dikonfirmasi mengatakan, memasuki musim kemarau, sejak Januari 2021 lalu, tercatat dua kasus kebakaran yang terjadi. Menurutnya, kasus pertama terjadi di Cikampak, Desa Aek Batu, Kecamatn Torgamba, yakni satu unit rumah warga terbakar.

Sedangkan kasus kedua, pohon kelapa sawit warga di Lingkungan Kampung Banjar I, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, terbakar. Beruntung, api cepat dipadamkan, sehingga api tidak sempat menjalar ke lahan warga, katanya.

Ismail mengatakan, Kabupaten Labusel termasuk wilayah rawan kebakaran lahan, terlebih di kawasan gambut. Karenanya kata dia, setiap musim kemarau selalu saja terjadi kebakaran hutan dan lahan, meskipun jumlah kasusnya kecil.

"Sering kali kebakaran lahan disebabkan kelalaian akibat membuang puntung rokok atau menyalakan api sembarangan. Karenanya kami imbau masyarakat agar selalu berhati-hati," katanya. (L06/f)

Sumber
: Hariansib edisi cetak

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Gelombang Panas Diprediksi Sengat Indonesia Bulan April, Suhu di Atas Normal

Martabe

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Air Kelapa Setiap Hari

Martabe

21 Jemaah Haji Sumut Meninggal di Makkah Akibat Heat Stroke

Martabe

AC Mobil Tidak Dingin ? Ini Penyebab dan Solusinya

Martabe

Demam dan Radang Tenggorokan pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Martabe

Panas Ekstrem Landa Jepang, 2.276 Orang masuk RS, 4 Tewas