Kisaran (SIB)- Hingga menjelang berakhirnya Januari 2014, APBD Asahan tahun anggaran 2014 belum juga disahkan. Keterlambatan pengesahan ini diduga karena alotnya pembahasan antara anggota DPRD dengan SKPD yang tak mau mengakomodir “voucher†atau jatah anggota dewan.Wakil Ketua DPRD Asahan Armen Margolang SP ketika ditemui SIB, Selasa (28/1) yang diminta tanggapannya membantah hal tersebut. Menurut dia, pengesahan APBD Asahan belum dikatakan terlambat, pembahasanpun dilakukan masih sesuai jadwal apalagi APBD Provinsi Sumatera Utara baru saja disahkan.“Baru seminggu lebih APBD Provinsi Sumut disahkan, jadi kok dikatakan terlambat,†ujarnya.Mengenai voucher anggota dewan, Sekretaris DPC PDI-P Asahan itu membentuk dan mengatakan tidak ada istilah voucher atau jatah bagi anggota DPRD Asahan.“Tidak ada itu voucher atau jatah bagi anggota dewan, yang ada hanya usulan itupun kami laporkan setelah selesai melaksanakan reses,†kata politisi yang hobi bermain sepak bola itu tanpa bisa memastikan kapan APBD Asahan 2014 disahkan. Menyangkut hal ini, Ketua DPP LSM Fokus Asahan M Syihabuddin menyesalkan APBD Asahan 2014 belum juga disahkan meski Januari 2014 sudah di penghujung waktu. Menurutnya, jika pengesahan diperlama tentu akan merugikan masyarakat, sebab hak-hak masyarakat tidak terealisasikan oleh pemerintah.Oleh karena itu, kata dia, anggota DPRD Asahan harus bisa mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan apapun. Hal ini dikarenakan anggota dewan merupakan perwakilan dari masyarakat.“Anggota dewan harus fokus dalam pembahasan agar bisa segera mengesahkan APBD Asahan. Kita juga meminta kepada mereka supaya jangan memanfaatkan pembahasan APBD demi kepentingan Pemilu yang akan berlangsung sebentar lagi,†pungkas Said panggilan akrab Syihabuddin. (MS/BR4/x)