Binjai (SIB)- Pengurus Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Binjai, Rabu (29/1) dilantik di Pendopo Umar Baki Binjai oleh Pdt J Ginting STh Pimpinan Gereja GBKP di Kota Binjai. Pelantikan disaksikan Asisten II Pemko Binjai Drs Hamdani Hasibuan mewakili wali kota Binjai, Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba SH, mewakili Dandim, mewakili Kapolres, DR Capt Anton Sihombing anggota DPR RI dari Partai Golkar, Pdt Sumurung Samosir STh Caleg DPR RI dari Gerindra, Binsar Panjaitan SP Caleg Partai Gerindra Binjai mantan anggota DPRD Binjai Sukiwi Tjong, Polmen Sihotang dan anggota DPRD Binjai Peterus SH.Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba SH dalam sambutannya menyatakan bahwa di Binjai berapa waktu lalu telah terjadi percikan api yang diakibatkan masalah pembangunan gereja HKBP Binjai Baru. Percikan konflik karena beberapa orang yang tidak bisa mengendalikan diri namun dapat diredam dengan baik. Dan hasilnya dalam rapat terakhir, warga jemaat HKBP Binjai Baru telah bersedia direlokasi. “Warga jemaat HKBP Binjai Baru telah bersedia pindah, karena itu kita minta Pemko dan warga dapat mencarikan lokasi baru. DPRD telah mendesak Pemko Binjai untuk bisa memberikan dana bantuan hibah ke HKBP Binjai Baru,†ungkapnya. Sambil menyatakan bahwa hubungannya dengan wali kota Binjai sempat agak renggang karena masalah ini.Sementara Wali Kota Binjai dalam sambutan tertulisnya berharap agar umat Kristen dapat terus menggali potensi dalam kegiatan BKAG temasuk mempertahankan semua yang baik yang pernah dilakukan pengurus lama.Turut memberikan sambutan Plt Ketua Etnis Kota Binjai Drs Cukup Sinuraya, mewakili umat Budha dari Kuil Mariaman. Acara berlangsung lancar yang dimulai dengan kebaktian dipimpin Pdt Endang.Pengurus BKAG Binjai yang dilantik, Pdt JQ Padang MTh Ketua BKAG priode 2013-2018, Sekretaris St Drs E Sipahutar. Usai acara kepada ketua BKAG yang lama Pdt HJ Siregar STh yang menempati tugas baru sebagai Pdt HKBP Sei Semayang Distrik Medan-Aceh dan beberapa engurus BKAG yang baru, DR Capt Anton Sihombing meminta untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. “Jangan mau dipecah dan awas dengan upaya-upaya pelemahan,†ungkapnya. (A30/ r)