Pematangsiantar (SIB)- Sejak kenaikan tarif air minum Tirtauli P Siantar ditetapkan Agustus 2013, ratusan meteran air hilang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli, Kota Pematangsiantar dari rumah pelanggan.Hal tersebut dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtauli H.Badri Kalimantan SE melalui Humas Drs.Azhar Nasution, Selasa (28/1). Menurutnya, pihak PDAM awalnya menduga bahwa hilangnya meteran air tersebut adalah ulah iseng dari pelanggan, akibat penyesuaian tarif air minum.Namun, setelah seorang pencuri meteran air pelanggan di Jalan kain Sungkit yang masih anak di bawah umur ditangkap massa, karena kedapatan mencuri meteran air dari rumah salah seorang pelanggan di Jalan Kain Sungkit beberapa waktu lalu, baru pihak PDAM baru menyakini kalau hilangnya meteran adalah akibat ulah pencuri.Lebih lanjut Azhar mengatakan, setelah tertangkapnya aksi pencurian meteran tersebut, PDAM menghimbau seluruh pelanggan supaya menjaga materan airnya, sebab seluruh meteran air sepenuhnya adalah tanggungjawab pelanggan.Pelanggan juga dihimbau supaya langsung melaporkan aksi pencurian meteran air ke kantor PDAM di Jalan Porsea, untuk dilakukan pergantian dan pemasangan meteran air yang baru.Selain itu, pihaknya juga menghimbau masyarakat supya tidak mau menampung atau membeli meteran air PDAM curian, karena dapat dipidana sebagai penadah.Azhar Nasution juga menambahkan, pelanggan tidak diperbolehkan merubah instalasi air minum tanpa seijin dari PDAM Tirtauli. Dan dilarang mengambil air dengan tidak melalui meter air atau menyambung meteran tidak melalui prosedur yang berlaku di PDAM. (C7/W)