Kualanamu (harianSIB.com)
Seorang nenek yang merupakan pengantar penumpang, Zuraidah Hasibuan (59) warga Jalan Sampurno Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur, meninggal setelah terjatuh di area keberangkatan penumpang di lantai 2 Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (14/9/2021) pukul 13.35 WIB.
Akibatnya 3 calon penumpang pesawat Citilink QG 979 tujuan Jakarta yaitu anaknya Ika Winda Siregar bersama menantunya Rio Baja Panggabean dan cucunya Babby Aisyah Athiya Abdullah, membatalkan keberangkatannya dan kembali membawa korban ke rumah duka.
Jurnalis Koran SIB Lisbon Situmorang melaporkan, sesuai informasi diperoleh, sebelumnya korban berjalan bersama calon penumpang menuju area pemeriksaan calon penumpang hendak memasuki boarding launge gate (gerbang ruang tunggu keberangkatan).
Setahubagaimana korban tiba-tiba terjatuh dan pingsan di lantai anjungan domestik persis di dekat tenan food court Wayang. Melihat situasi itu, petugas Avsec (Aviation Security) Bandara, membawa Zuraidah Hasibuan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di lantai 2 untuk pertolongan medis.
Nmin saat dilakukan pemeriksaan, tim medis KKP Bandara Kualanamu menyatakan bahwa Zuraidah Hasibuan telah meninggal dunia, diakibatkan jantung cadiac arrest (henti jantung).
Plt Kapolsek Kawasan Bandara Kualanamu Iptu Jonni H Damanik SH MH, ketika dikonfirmasi membenarkan seorang ibu pengantar penumpang meninggal setelah terjatuh di lantai terminal keberangkatan. Dengan mobil ambulans KKP Bandara Kualanamu, jenazah dibawa ke rumah duka di Medan. (*).