Simalungun (SIB)
Para petani holtikultura di Kabupaten Simalungun diimbau tetap waspada terhadap munculnya organisme penganggu tumbuhan (OPT) seperti hama.
Koordinator Hama dan Penyakit Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Kaspar Simbolon menyampaikan informasi tersebut kepada wartawan melalui telepon selulernya, Minggu (26/9).
Menurutnya, panasnya suhu pada musim kemarau dapat menyebabkan perkembangan hama akan cenderung menjadi lebih cepat sehingga menimbulkan jumlah populasi yang lebih besar sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman yang mengakibatkan penurunan produktivitas tanaman.
Perubahan curah hujan, cuaca ekstrim juga akan menimbulkan pola serangan hama penyakit pada tanaman serta kelembaban tanah atau ketersediaan air tanah dapat mempengaruhi produktivitas pertanian.
Meski demikian, para petani harus tetap waspada dengan rutin melakukan pengamatan terhadap tanaman, karena namanya virus kondisi iklim bagaimanapun bisa saja muncul.
"Jika terjadi perubahan ataupun tanamannya terserang penyakit segera menghubungi penyuluh pertanian yang ada di masing-masing kecamatan untuk menekan terjadinya kerusakan tanaman lebih besar lagi",saran Kaspar. (D4/a)