Labuhanbatu (SIB)
Naas menimpa Topan saat memanen kelapa sawit di lingkungan sekitar tempat tinggalnya di Dusun Amal.
Ali Topan alias Topan (19), warga Dusun Amal, Desa Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, meregang nyawa setelah tersetrum listrik saat memanen sawit, Senin (18/10).
"Sempat kita melakukan penanganan medis, namun tidak dapat tertolong lagi. Tubuhnya membiru, akibat sengatan listrik," sebut dr Surya Bakti saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler.
Menurut warga setempat, siang itu korban memanen kelapa sawit menggunakan egrek (pisau sabit bergagang panjang) di sekitar tempat tinggalnya, Dusun Amal. Egreknya kena ke kabel listrik jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) menyebabkan tubuhnya membiru.
"Tubuhnya membiru setelah tersengat listrik," sebut warga yang enggan disebut namanya.
Keluarga dan warga setempat sempat membawa korban ke klinik dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun saat akan diberikan pertolongan medis di Klinik Surya Husada Simpang Ajamu, pemuda itu tidak dapat tertolong.
"Sempat kita melakukan penanganan medis, namun tidak dapat tertolong lagi," sebut dr Surya Bakti. (E5/a)