Medan (SIB)
Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut melaksanakan safari Natal 2021 dengan melakukan kunjungan ke Keuskupan Kota Medan, Jalan Ahmad Yani Medan, Kamis (30/12).
Tampak hadir Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon MM, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Soetarto MSi, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut antara lain Dr Aswan Jaya, Sarma Hutajulu SH, Dameria Pangaribuan, Meinarti Bangun, Ahmad Bima Nusa, Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting dan lainnya.
Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut, Uskup MGR Cornelius Sipayung meminta PDI Perjuangan memperjuangkan agar seluruh anak-anak yatim dan piatu di Sumut diberikan BPJS Kesehatan gratis sebagai proteksi sosial bagi anak-anak yang kurang beruntung, terutama anak-anak yang tinggal di panti-panti asuhan.
“Saya yakin PDI Perjuangan akan konsisten berada di jalur perjuangan untuk mengayomi wong cilik terutama anak yatim piatu," kata Uskup MGR Cornelius Sipayung, seperti dilansir dari harianSIB.com, Minggu (2/1).
Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintahan Jokowi yang memberikan perhatian kepada pembangunan desa sehingga banyak anak muda terutama kalangan intelektual yang kembali tertarik untuk membangun desa.
“Tentu kita memberikan apresiasi kepada kaum muda intelektual yang banyak turun ke desa untuk menjadi kepala desa atau hal lain dalam membangun desanya masing-masing dan ini akan membawa angin perubahan bagi kemajuan desa,†ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut Rapidin Simbolon mengungkapkan sangat setuju dengan ide Uskup terhadap proteksi sosial terhadap anak yatim piatu.
“Tentu kita akan kita perjuangkan lewat kader-kader partai yang duduk di pemerintahan, baik di legislatif maupun eksekutif karena kepedulian PDI Perjuangan terhadap nasib wong cilik menjadi sikap politik utama dan selalu dicontohkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Sukarnoputri," ujarnya.
Terkait pembangunan desa, menurutnya, dana desa yang besar memang harus dikelola dengan baik sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat desa untuk kesejahteraan.
“Untuk itu maka dibutuhkan anak-anak muda yang memiliki SDM handal untuk mengelola dana desa tersebut, jika tidak maka dana yang sangat besar tidak akan ada artinya," ungkapnya.
Di sisi lain, Baskami Ginting menyatakan siap mengawal anggaran dana BPJS gratis bagi anak-anak yatim piatu apalagi partai juga sudah mengintruksikan hal tersebut. “Kita bersama rekan-rekan Fraksi PDI Perjuangan lainnya akan berusaha sekuat tenaga untuk mengawal dana BPJS bagi anak yatim piatu," tutupnya. (SS6/d)