Besitang (SIB)
Truk Z 9593 MN, terguling ke jurang dengan kedalaman sekira 4 meter di Jalinsum Tangkahan Simatupang Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Langkat, Rabu (2/2).
Truk sarat muatan cabai yang datang dari Takengon Aceh dengan tujuan Jambi itu terguling hingga terbalik, dengan kondisi roda ke atas setelah menabrak tiang listrik PLN di beram jalan.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, dua sopir truk selamat. Namun kondisi truk bagian depan mengalami kerusakan, sebuah tiang beton listrik tumbang, sehingga sempat terjadi padaman listrik di sekitar kejadian, sesuai pantauan SIB.
Sopir satu truk, Jarwo yang ditemui SIB di TKP, mengatakan truk yang ia kemudikan terbalik sekira pukul 08.00 WIB. Namun, tidak dijelaskan apa penyebab kecelakaan tersebut.
Truk belum dievakuasi, karena tidak ada mobil crane atau alat berat di daerah itu yang bisa disewa untuk mengeluarkan truk dari TKP. "Kami masih menunggu mobil crane untuk mengevakuasi truk ini," ujar sang sopir mengaku bernama Jarwo kepada wartawan.
Beberapa warga yang ditemui SIB di sekitar TKP mengatakan, penutupan Pos Satuan Lalu Lintas (Satlantas) di Kecamatan Besitang, Langkat itu sangat disayangkan.
"Jika petugas Satlantas standby di Pos seperti sebelumnya, mereka lah yang menghubungi pemilik mobil crane untuk diturunkan ke lapangan, dan truk tersebut diharapkan akan lebih cepat lagi dievakuasi," ujar Herianto diamani temannya, Daud kepada SIB.
Tugas Satlantas, kata dia, bukan saja hanya mengurai kemacetan di Jalinsum atau menilang kendaraan serta melakukan razia, tapi juga memberi pertolongan kepada pengendara atau penumpang kenderaan ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.
“Jika terjadi kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan pengguna jalan mengalami luka berat, bahkan nyawa nyaris melayang, lalu siapa yang memberi pertolongan, siapa yang mengevakuasi korban ke rumah sakit atau ke Puskesmas terdekat,†ucapnya.
Bahkan, lanjutnya, jika Pos Lantas tutup dalam jangka waktu lama, maka kawanan penjahat jalanan dikuatirkan akan merajalela sehingga berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan apalagi melintas malam hari di Jalinsum Besitang-Aceh Tamiang tersebut.
“Terkait, jika terdapat kesalahan pada oknum petugas, ya petugas itu yang diberi sanksi, atau dimutasikan, bukan posnya yang ditutup,†ujarnya sembari berharap agar Pos Satlantas di Besitang itu kembali beroperasi.
Pos Satlantas di Kampung-lalang Besitang ditutup berdasarkan surat Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas T, tanggal 25 Januari 2022 No. B/171/I/HUK.12.10/2022/ Propam Perihal Petunjuk pelaksanaan tugas pada Unit/Pos Lantas.
Isi surat di antaranya, tidak lagi menggunakan Banpol (Bantuan Polisi) dalam pelaksanaan tugas.
Tidak lagi melakukan razia/ pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dan penindakan pelanggaran lalulintas dan angkutan jalan pada malam hari. Dan setiap pelaksanaan razia agar berpedoman kepada PP RI No.80 Tahun 2012. (A11/d)