Simalungun Pemasok Bahan Baku Minyak Goreng Tapi Migor Langka

Redaksi - Rabu, 09 Februari 2022 11:38 WIB
(Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Simalungun, Ir Leo Lopulisa Haloho MSi.

Simalungun (harianSIB.com)

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun, Leo Lopulisa Haloho mengindikasikan kelangkaan minyak goreng (migor) dalam beberapa minggu terakhir diduga akibat adanya "permainan".

"Sudah tiga minggu, minyak goreng langka di Simalungun. Kita akan panggil distributornya," kata Leo, Rabu (9/2/2022).

Ia pun miris menyikapi kelangkaan migor. Padahal, katanya, Kabupaten Simalungun merupakan sentra penghasil buah kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan minyak goreng.

"Simalungun memiliki 9 sampai 10 PKS (pabrik kelapa sawit). Tapi aneh, minyak goreng sulit didapat," ujar Leo, alumni magister Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL) Universitas Sumatera Utara.

Ia bahkan sudah melakukan survei untuk memantau ketersediaan migor dan harga eceran tertinggi (HET). Hasil pemantauannya ditemukan harga migor mencapai Rp 20 ribu perliter.

"Harga standar Rp 14 ribu per liter. Tapi, di lapangan ada kita temukan Rp 20 ribu perliter. Indikasi, ada permainan dalam jual beli. Kelangkaan mungkin juga di supplier migor dan otoritas perdagangannya," urai Leo.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan bakal berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan stakeholder untuk melacak hambatan dalam implementasi stok minyak goreng dan kebijakan harga.

"Hari Kamis 10 Februari 2022, akan ada rapat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, dengan menghadirkan Kepala Balai Industri Medan, perusahaan-perusahaan di KEK Sei Mangkei, distributor dan sejumlah pihak terkait dalam menyikapi persoalan kelangkaan minyak goreng," pungkasnya. (*)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Jalan Longsor di Haranggaol akan di Bangun TPT

Martabe

BUMNag Pematang Doha Panen Perdana 11 Ton Jahe

Martabe

Polres Simalungun Peringati Isra Mi'raj 1447 H

Martabe

Pemkab Simalungun Alokasikan Anggaran "Outsourcing" Rp 3,5 M

Martabe

Kepala Seksi KSDA Wil III Kisaran Pastikan Satwa Yang Tertabrak di Parapat Jenis Macan Akar

Martabe

Masyarakat Berharap Jalan Purbatua Rambah Diperbaiki