Torgamba (SIB)- Karyawan PT Asam Jawa Kecamatan Torgamba Labusel Sawaluddin Siregar (30), Rabu (29/1/2014) tewas tersayat pisau egrek. Pisau egrek yang dibawa di atas pundaknya tersebut, menyayat leher korban saat terjatuh dari sepedamotor yang dikendarainya.Informasi diperoleh SIB, korban yang telah melakukan apel pagi pada pukul 07.00 WIB lantas melakukan pengegrekan buah kelapa sawit di lokasi kerjanya. Saat hendak meninggalkan lokasi, dengan mengendarai sepedamotornya, gagang egrek yang ditaruh dibahu sebelah kirinya tersebut tersangkut ke batang sawit hingga sepedamotor yang dikendarainya terjatuh, sementara egrek yang ditaruh dipundaknya tersebut meleset dan menyayat leher korban.Humas PT Asam Jawa Lilik Herianto yang dikonfirmasi, Kamis (30/1) lewat telpon selulernya membenarkan adanya karyawan yang tewas tersayat pisau egrek. Namun, kejadian tersebut merupakan murni kecelakaan kerja. Untuk itu, pihaknya telah memberikan hak korban kepada isteri dan dua orang anak ahli waris yang ditinggalkan.“Jamsostek telah kita urus. Sementara, dari perusahaan sesuai dengan peraturan, yakni pesangon dan gaji juga telah diberikan kepada keluarga korban," katanya.Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tansmigrasi Labusel SMB Harahap yang dikonfirmasi mengatakan, telah menerima laporan adanya kecelakaan kerja di PT Asam Jawa. Bahkan, kata dia pihak Disnakertrans Labusel telah melakukan pengurusan pemberkasan untuk Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) terhadap keluarga korban yang mempunyai dua anak tersebut."Sudah masuk laporannya, berdasarkan informasi pegawai Disnaker yang langsung meninjau lokasi murni kecelakaan kerja, dan berkas klaim Jamsosteknya juga sudah dikirim," katanya. (D18/f)