Tanjungbalai (SIB)- Data rumah yang terbakar dan jumlah kepala keluarga korban kebakaran di Tanjungbalai masih simpang siur hingga hari ke-5 (Kamis, 31/1) kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah warga di Jalan Rukun Lingkungan V Kelurahan Kuala Silo Bestari (KSB) dan Kelurahan Keramat Kubah Kota Tanjungbalai.Lurah Kelurahan KSB Kecamatan TB Utara, Tomas yang ditemui di kantornya, Kamis (31/1/2014) mengaku data jumlah rumah terbakar dan penerima bantuan uang sewa rumah yang disampaikan kepada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak 180 rumah dan 250 kepala keluarga.“Hingga hari Kamis (31/1) sore, masih ada sebanyak 8 pemilik rumah yang belum menerima bantuan uang sewa. Kalau data yang sudah menerima uang sewa rumah yang tahu pihak BPBD,†kata Tomas menjawab SIB.Ditanya berapa jumlah kepala keluarga korban kebakaran, menurutnya yang semula 250 KK, berkurang menjadi 235 KK terdiri dari dua lokasi kebakaran yakni di Kelurahan KSB Kecamatan TB Utara dan Kelurahan Keramat Kubah Kecamatan Sei Tualang Raso.Tomas meminta Kepala Lingkungan I Keremat Kubah menyampaikan data rumah terbakar di lingkungannya dan jumlah kepala keluarga benar-benar akurat sehingga tidak menimbulkan masalah. Warga korban kebakaran kecewa dengan pendataan yang dilakukan Pemko Tanjungbalai Cq Kelurahan yang belum menetapkan kepastian data rumah terbakar dan kepala keluarga korban kebakaran. “Kenapa hingga saat ini (Kamis) datanya belum juga bisa dipastikan pihak kelurahan. Maunya bersinergilah kedua pemerintahan di kelurahan yang warganya mengalami musibah kebakaran, sehingga tidak menimbulkan masalah. Sebab masih ada warga korban kebakaran yang rumahnya terbakar belum mendapatkan bantuan uang sewa rumah,†ujar Hamid, Soleh dan Tok Ulong kecewa dengan pendataan yang tidak akurat.Pasca kebakaran, diperkirakan puluhan lembaga dan perseorangan telah menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran. Amatan SIB, sejak hari pertama hingga hari kelima kebakaran, posko-posko berdiri di beberapa lokasi seperti di Jalan Rukun sebanyak dua posko bantuan, di depan Masjid Menara Lima satu unit posko dan beberapa lokasi lainnya. Sedangkan posko pengungsi korban kebakaran dipusatkan di SD 135562 Lingkungan I Keramat Kubah Kecamatan ST Raso. Di posko ini berdiri empat tenda pengungsi yang berasal dari BPBD, Kementerian Sosial dan Kodim 0208/As.Simpang siurnya data korban kebakaran penerima bantuan uang sewa rumah dibuktikan dengan masih adanya korban yang belum menerima uang sewa sebesar Rp1,5 juta, sebagaimana yang dialami Madon korban kebakaran saat mendatangi Kantor Kelurahan KSB, Kamis (31/1). (D22/x)