Pengda AAI Sumut Minta Dukungan DPRD untuk Pembentukan Kemitraan TNGL

Redaksi - Sabtu, 09 April 2022 18:11 WIB
Foto Dok/ Sekwan Lkt
Kordinasi: Pengda Sumut AAI  melakukan koordinasi ke DPRD Kabupaten Langkat terkait pembentukan Forum Kemitraan Konservasi TNGL Langkat  di ruang kerja Ketua DPRD Langkat di Stabat,  Kamis (7/4). 

Langkat (SIB)

Pengurus Daerah (Pengda) Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Sumut melakukan koordinasi ke pimpinan DPRD Kabupaten Langkat terkait pembentukan Forum Kemitraan Konservasi Taman Nasional Gunung Leuser Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

Koordinasi Asosiasi Antropologi itu diterima Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin bersama Wakil Ketua DPRD Langkat Ralin Sinulingga dan Antoni, Anggota DPRD Langkat Sandrak Herman Manurung dan Sukardi didampingi Sekretaris DPRD Langkat Basrah Pardomuan di ruang kerja Ketua DPRD Langkat di Stabat Kamis (7/4).

Ketua Pengurus Daerah AAI Dr Zulkifli Lubis, MA dalam pertemuan itu menjelaskan asosiasinya merupakan asosiasi nasional yang berdiri sejak 12 Maret 1983 yang memiliki visi menjadikan profesi antropologi bermanfaat bagi penciptaan tatanan sosial dan budaya yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Dihadapan Pimpinan DPRD Langkat, Zulkifli menuturkan bahwa asosiasinya kedepan akan membentuk sebuah Forum Kemitraan Konservasi Taman Nasional Gunung Leuser Kabupaten Langkat.

Dijelaskannya, forum ini bermanfaat untuk Kelompok Tani Hutan Konservasi (KTHK), masyarakat di sekitar kawasan dan pemerintah daerah.

“Saat ini tercatat ada 26 KTHK di Kabupaten Langkat lingkup kawasan pengelolaan taman nasional III Stabat,” tambahnya menjelaskan.

Zulkifli menambahkan , dalam waktu dekat Pengda AAI (Sumut) akan mengadakan forum grup diskusi (FGD) di Hotel Grand Stabat dengan mengundang pemangku kepentingan seperti pemerintahan daerah, DPRD, BB-TNGL, CSO, NGO, KTHK dan pihak swasta lainnya

Anggota DPRD Langkat Sukardi menimpali apa yang disampaikan Ketua AAI.Ia menyakinkan, program kemitraan konservasi sangat dirasakan warga di daerah tempat tinggalnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

“22 tahun warga pengungsi Aceh lainnya tinggal di kawasan TNGL dan saat ini telah diperhatikan pemerintah daerah dengan telah dipasangnya jaringan listrik PLN dan adanya program kemitraan konservasi,” ungkap Sukardi.

Usai mendengarkan penjelasan keberadaan dan fungsi AAI, Pimpinan DPRD Langkat mendukung sepenuhnya Forum Kemitraan Konservasi TNGL Kabupaten Langkat terbentuk.

Ralin Sinulingga mengungkapkan bahwa hal yang sama telah mereka perjuangkan terbangunnya jalan penghubung dari Kabupaten Langkat menuju ke Kabupaten Karo melalui kawasan TNGL.

Sedangkan Ketua DPRD Langkat Sribana Peranginangin juga memberikan dukungan sepenuhnya. “Kalau yang terbaik untuk rakyat dan untuk membangunkan ekonomi rakyat pastilah kami dukung,” ujarnya.

Terkait rencana Asosiasi Antropologi Indonesia yang akan mengadakan FGD, Sribana juga menyambut baik terlaksanana FGD dan undangan FGD dapat disampaikan ke DPRD Langkat, “Semoga FGD menghasilkan rekomendasi yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Langkat,” tutup Sribana. (A -7/c).

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Martabe

HM Subandi Apresiasi Kapolri Tes Urine Serentak Seluruh Anggota Polri Hindari Beking Narkoba

Martabe

Anggota DPRD Sumut Salat Jumat Perdana Ramadan 1447 H di Masjid Al-Hasanah Aekkanopan

Martabe

Viktor Silaen Minta Pemko Medan Penertiban Penjual Daging Non Halal Jangan Diskriminatif

Martabe

Kejati Sumsel Tangkap Oknum Anggota DPRD dan Anaknya, Satu Mobil Alphard Disita

Martabe

Pansus DPRD Siantar Ukur Ulang Lahan Eks Rumah Singgah Rp14,5 M

Martabe

Salmon Sumihar Sagala Desak BNN Bertindak Tegas Hadapi Modus Baru Narkoba Lewat Vape