Puluhan Mahasiswa Cipayung Plus Langkat Unjukrasa di Kantor Bupati

* Kritisi 60 Persen APBD untuk Belanja Pegawai
Redaksi - Selasa, 19 April 2022 17:33 WIB
Foto SIB/Sukardi Bakara
DITERIMA : Plt Bupati Langkat Syah Afandin SH saat menerima puluhan Mahasiswa tergabung Cipayung Plus Kabupaten Langkat Kantor Wakil Bupati Langkat di Stabat, Senin (18/4). 

Langkat (SIB)

Puluhan Mahasiswa tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Langkat menggelar unjukrasa ke Kantor Bupati di Stabat, Senin (18/4).

Kedatangan mahasiswa meminta Pemkab Langkat agar serius dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena ratio PAD Langkat, termasuk paling rendah dibanding Kabupaten/ Kota lainnya di Sumut.

"Kami minta Pemkab Langkat lebih transparan dalam penyampaian PAD, serta sejauhmana realisasinya," sebut pengunjukrasa yang diterima Plt Bupati Langkat Syah Afandin SH di ruang kerjanya.

Selain itu mahasiswa Cipayung Plus juga menyoroti perhatian Pemkab dalam bidang pendidikan, salah satunya terkait beasiswa untuk mahasiswa di Kabupaten Langkat.

"Saat ini di Kabupaten Langkat yang ada hanya bantuan pendidikan mahasiswa S1. Itupun hanya untuk yang sedang mengerjakan skripsi dan harus menggunakan surat keterangan kurang mampu", sebut mahasiswa.

Untuk itu para pengunjukrasa meminta Pemkab Langkat dapat berkaca dari kabupaten lain di Sumut yang menjalin MoU ke beberapa perguruan tinggi negeri di Tahun 2021 menyangkut kerjasama bantuan beasiswa miskin berprestasi maupun beasiswa program kerjasama.

Disebutkan mahasiswa, postur APBD Langkat dinilai tidak sehat. APBD yang telah disahkan sebesar Rp 1,9 triliun dan 60 persen dihabiskan untuk anggaran belanja pegawai sehingga dinilai tidak sehat.

"Artinya hanya empat puluh persen lagi dana dari anggaran yang bisa menyasar masyarakat. Bahkan, itu belum dipotong belanja barang dan jasa," tegas mahasiswa.

Untuk itu para mahasiswa meminta Pemkab Langkat dan legislatif agar lebih berpihak kepada rakyat dalam merancang APBD dan kami mahasiswa akan siap mengawal terus, sebutnya.

Pada mahasiswa juga menyorot perbaikan infrastruktur dan jalan Kabupaten Langkat yang menghubungkan antar desa.

"Kami apresiasi kepada Plt Bupati Langkat yang telah melobby Kementerian PUPR untuk penyelesaian jembatan Sei Wampu,” ujar mahasiswa.

Sejak tahun 2016 lalu Jembatan Sei Wampu tidak kunjung selesai. mahasiswa akan terus mengawal pembangunan insfrastruktur, terutama ruas jalan Langkat yang menghubungkan antar desa yang kondisinya kurang baik.

Plt Bupati Langkat didampingi Inspektorat Amril, Kasat Intel Polres Langkat KP M Syarif Ginting, Ka Bapenda, Muliani,Kadis P dan P Langkat, DR Syaiful Abdi, Kadis Kominfo Sahmadi mengapresiasi kepedulian mahasiswa Cipayung Plus Kabupaten Langkat.

Mahasiswa memang harus pro aktif dan tidak diam. Namun harus diakui bahwa untuk melakukan perubahan tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Yang jelas kami akan evaluasi dan susun lagi anggaran APBD kita biar ada perimbangannya. Jadi, tidak seperti sekarang ini dimana 60 persen diantaranya masih untuk belanja rutin, seperti untuk belanja pegawai," ujarnya.

Plt Bupati yang akrab disapa Ondim berharap ada keinginan yang kuat untuk mendorong DPRD Kabupaten Langkat, paling tidak untuk mengurangi kegiatan kunjungan kerjanya. Dimana kalau biasanya 15 kali setahun, bisa dikurangi jadi 7- 8 kali saja, sebutnya.

Ondim juga akan selaku terbuka dengan masyarakat termasuk mahasiswa untuk berkoordinasi dan memberi masukan demi kemajuan Kabupaten Langkat, sebutnya. (A-7/f)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Bupati Simalungun Lakukan Aksi Bersih di Lingkungan Kantor Bupati

Martabe

Lili Sartika Jadi Kasi Hukum dan Informasi RSUD Aekkanopan

Martabe

Ramses Dilantik Jadi Sekretaris Disdik Labura, Begini Harahapan Kadis

Martabe

Sekdakab Lantik Belasan Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Labura

Martabe

Warga Bagan Deli Tuntut Polres Belawan Tindak Tegas Pelaku Tawuran

Martabe

Seleksi Kadis PUTR Binjai Disorot, Massa Pertanyakan Transparansi dan Kesehatan Pejabat Terpilih