Pematangsiantar (SIB)
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, selama enam bulan terakhir mulai Januari sampai dengan Juni 2022, jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Pematangsiantar 43 orang dan 1 meninggal.
Hal ini dikatakan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit melalui Pengelola Program HIV dan AIDS, Rini Silalahi kepada wartawan, Selasa (5/7).
Dikatakan, dari jumlah keseluruhan kasus baik HIV maupun AIDS tersebut tersebar di 6 kecamatan yang ada di Kota Pematangsiantar yakni Kecamatan Siantar Selatan, Martoba, Utara, Timur, Barat dan Marihat.
"Bagi penderita yang sudah terinfeksi HIV dapat dikonseling oleh petugas kesehatan. Adapun penularan HIV/AIDS melalui darah, cairan mani, cairan vagina dan ASI (Air Susu Ibu) pada ibu positif HIV/AIDS.[br]
Rini menambahkan, layanan kesehatan yang diberikan bagi para penderita bisa berobat langsung ke Puskesmas maupun Rumah Sakit yang nantinya akan diberikan pencegahan anti retroviral.
Ada pun faktor penyebab HIV/AIDS tersebut adalah pengguna narkoba suntik paling dominan, melakukan hubungan seks bagi yang belum menikah, berganti-ganti pasangan," ujarnya. (D7/f)