Sidikalang (SIB)
Sebanyak 20 pelaku industri kecil menengah (IKM) kopi Dairi ikuti pelatihan pengembangan produk untuk menjalin kemitraan, Senin (7/11) di Hotel Berristra Sidikalang.
Pelatihan dibuka Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dan turut dihadiri Kadis Perindagkop Dairi Iwan Teruna Berutu, Lilik dan Budiyanto dari Estubizy Network.
Bupati menyampaikan, kesohoran dan rasa kopi Sidikalang sudah diakui halayak banyak. Bahkan kekhasan rasanya sudah diakui oleh dunia.
Tidak ada memungkiri kalau kopi Sidikalang sudah dikenal, hanya sekarang belum bisa memberikan kesejahteraan bagi petani, atau pelaku usaha dibalik kopi itu sendiri.
Lanjutnya, jika hanya pemerintah yang mengambil peran mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang, tentu tidak akan bisa maksimal. Perlu peran dari bawah seperti peran petani dan pelaku usaha.
Implementasinya menurut bupati adalah harus mengobarkan kembali nama kopi Sidikalang harus terkenal, disukai dan dibeli.
Miris katanya, kopi Sidikalang belum selalu tersedia di berbagai hotel dan penginapan di Kabupaten Dairi.
"Miris, sejumlah hotel atau penginapan di Dairi menyediakan kopi sachet produk pabrikan. Padahal Dairi adalah daerah penghasil kopi," tegas Eddy.
Salah satu narasumber kegiatan itu, Ruslan Naba mengaku, komitmen dan target bupati, untuk pengembangan kopi Sidikalang semakin terkenal.
"Kami disini siap membantu melalui trik promosi, walau ujung tombaknya tetaplah pada petani," katanya. (B3/a)