21 Kabupaten/Kota di Sumut Dapat Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2022

Redaksi - Rabu, 15 Februari 2023 20:37 WIB
(Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang)
DEKLARASI: Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi (duduk tengah) didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara diwakili Kepala Bidang Hj Roima Harahap menghadiri Deklarasi Kabupate
Simalungun (SIB)Sebanyak 21 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) di tahun 2022.Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara diwakili Kepala Bidang Hj Roima Harahap saat Deklarasi Kabupaten Simalungun Layak Anak, di Pamatangraya, Selasa (14/2)."Di tahun 2021, sebanyak 14 kabupaten/kota di Sumatera Utara dapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak terkait penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak," ujar Roima, seperti dilansir dari harianSIB.com."Di tahun 2022, dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, yang mendapat penghargaan ada 21 kabupaten/kota," urainya lagi.Adapun 21 kabupaten/kota sebagai KLA yaitu, Tebingtinggi, serdangbedagai, Sibolga, Labuhanbatu Utara, Binjai, Deliserdang, Medan, Dairi, Tapanuliselatan, Padangsidimpuan, Asahan, Pakpakbarat, Karo, Gunungsitoli, Mandailingnatal, Labuhanbatu, Tanjungbalai, Padanglawas, Samosir, Langkat dan Batubara.Ia berharap partisipasi seluruh perangkat daerah, pemerintah, baik legislatif dan eksekutif berkolaborasi dengan dunia usaha dan media informasi untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak.Menurutnya, Kabupaten Simalungun di tahun 2022, masuk dalam verifikasi administrasi penyelenggaraan KLA. Saat evaluasi, Kabupaten Simalungun masih memeroleh skor 528,8. Namun, setelah diverifikasi, mendapat skor 278,95."Jadi, untuk masuk nominasi di tingkat pratama, harus mengejar angka antara 500 sampai 600," jelas Roima.Ia pun berharap semua pihak berkolaborasi untuk mewujudkan Kabupaten Simalungun dan seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara mendapat penghargaan KLA di tahun 2023."Untuk melakukan evaluasi, sekarang telah dibuka aplikasi KLA mulai 8 Februari sampai 23 Maret 2023. Kita semua diharapkan untuk menyiapkan bahan informasi dan data terkait penyelenggaraan yang berhubungan dengan anak di masing-masing organisasi," kata Roima.Dalam kesempatan itu, digelar simulasi dan persiapan pengisian indikator Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2023.Kepala Dinas PPPA Simalungun Sri Wahyuni melaporkan, kegiatan tersebut diikuti tim monitoring evaluasi KLA, lembaga pemerintahan, perangkat daerah yang tergabung dalam Satgas KLA, dunia usaha, lembaga masyarakat, media massa dan Forasima (Forum Anak Simalungun).DideklarasikanWakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi menandatangani Deklarasi Kabupaten Simalungun Layak Anak, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, di Pamatangraya, Selasa (14/2).Selain Zonny, deklarasi KLA (Kabupaten Layak Anak) juga ditandatangani Kepala Dinas PPPA Sri Wahyuni, Kepala Dinas Kesehatan Edwin Tony Simanjuntak, Kepala Dinas PMPN Sarimuda Purba, Kapolsek Raya AKP Alwan, perwakilan media massa dan lainnya.Hadir juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara diwakili Kepala Bidang Hj Roima Harahap, perwakilan Bank Sumut Tomas Tarigan dan sejumlah pelajar yang tergabung dalam Forum Anak Simalungun (Forasima).Ada tiga poin sebagai komitmen deklarasi KLA yaitu, melaksanakan 24 indikator KLA yang terbagi dalam kluster kelembagaan, 4 kluster pemenuhan hak anak, perlindungan khusus anak dan kecamatan, nagori/kelurahan layak anak.Komitmen berikutnya yaitu bersinergi dengan lembaga masyarakat, dunia usaha, media massa dan mendukung Forum Anak Simalungun tingkat kabupaten, kecamatan dan nagori/kelurahan.Deklarasi itu juga berkomitmen membangun sistem monitoring dan evaluasi di dalam perencanaan, pelaksanaan, penganggaran dan pengawasan Gugus Tugas KLA.Wakil Bupati Zonny Waldi mengatakan, anak adalah anugrah Tuhan. Karenanya, diperlukan sinergitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder untuk berkolaborasi mewujudkan Kabupaten Simalungun Layak Anak."Kita harapkan agar orangtua memberikan ketentraman bagi anak. Dalam 2 tahun terakhir, Simalungun bergerak menuju Kabupaten Layak Anak. Anak harus sehat, cerdas, bijak dan berkualitas. Mari bergandengan tangan mendidik dan mengayomi anak," tutur Zonny, seperti dilansir dari harianSIB.com. (SS15/c)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Martabe

17 Personel Polres Tanah Karo Terima Penghargaan atas Pengungkapan 7 Kasus Pembunuhan

Martabe

Polres Simalungun Raih Tiga Penghargaan Pengelolaan Anggaran

Martabe

Bupati Humbahas Peroleh Penghargaan dari BPOM

Martabe

Wujud Nyata Jamin Kesehatan Masyarakat, Bupati Batubara Terima Penghargaan UHC Pratama

Martabe

Empat Pemda Wilayah BPJS Kesehatan KC Sibolga Terima Penghargaan UHC di Jakarta

Martabe

Kanwil BPN Sumut Peroleh Dua Penghargaan Kinerja Terbaik dari Kanwil DJKN