PTPN IV Bahbirong Ulu Kuasai Puluhan Hektare Lahan Hutan di Nagori Panombeian Huta Urung

* Manajer : Izin Dalam Pengurusan di Kementerian
Redaksi - Senin, 31 Juli 2023 18:49 WIB
(Foto: SIB/Linggom Parhusip)
Plank dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara berdiri di lahan kawasan hutan yang dikelola PTPN IV Unit Bah Birong Ulu di
Simalungun (SIB)Seluas 49 hektare kawasan hutan yang ditanami pohon kelapa sawit di Nagori Panombeianhuta Urung Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun dikuasai PTPN IV Unit Bahbirong.Sugianto Sinaga, masyarakat Nagori Panombean Huta Urung kepada SIB, Jumat (28/7) mengatakan, saat ini masyarakat telah mengusulkan reforma agraria seluas 49 hektare kawasan hutan yang telah ditanami kelapa sawit oleh pihak PTPN IV Unit Bahbirong Ulu sejak puluhan tahun belakangan.Diakuinya, ratusan kepala keluarga di Nagori Panombean Huta Urung melakukan upaya perjuangan usulan Reforma agraria ke Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KKLH) melalui KPH wilayah II Pematangsiantar.Dengan berdirinya Plang dan patok dari dinas Kehutanan di wilayah tersebut. Maka masyarakat meyakini lahan itu merupakan kawasan hutan. Atas dasar itu masyarakat terbuka untuk melanjutkan usulan kepada Kemenhut KLHK melalui KPH wilayah II Pematangsiantar.Atas ijin prinsip dari Dinas kehutanan, maka kegiatan ini bersifat legal dibawah wilayah hukum Kemenhut KLHK. "Kita bermohon kepada Pemerintah melalui Kemenhut KLHK secara prosedur hukum yang berlaku untuk memberikan ijin perhutanan sosial kepada masyarakat sekitar," ungkapnya.Sugianto juga mengaku bahwa selama ini PTPN IV Unit Bah Birong Ulu yang kerap memanen hasil kelapa sawit sangat bebas dan nyaman, meskipun dari kawasan hutan, tandasnya.Masyarakat berharap agar dinas Kehutanan tegas dengan kondisi yang terjadi di lokasi ini. "Jangan pula dilakukan pembiaran dan PTPN IV Unit Bah Birong Ulu seenaknya saja mengambil hasil panen dan masuk kantong sendiri karena sudah jelas lahan ini berada di kawasan hutan," keluhnya.Izin dalam pengurusanTerpisah, Manajer PTPN IV Unit Bah Birong Ulu Arma Mulia Sirait saat dikonfirmasi SIB, Jumat (28/7) di ruang kerjanya mengaku bahwa seluas 49 hektare lahan sawit PTPN IV memang berada di kawasan hutan. Namun dirinya mengatakan bahwa perizinannya sekarang lagi pemutihan, dan sekarang dalam pengurusan Kementerian.Manajer juga mengakui bahwa lahan ini telah dikuasai sejak masa Belanda, bahkan dulunya izin HGU masih PTPN 8. Sehingga kita telah menghunjuk dua orang warga Huta Urung sebagai security pengamanan di lahan 49 hektare tersebut, ujar Arma Sirait. (D10/D9)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Eks Gudang PTPN II Berubah Jadi Kawasan Bisnis, Lapangan Kerja Terbuka di Helvetia

Martabe

Enam Saksi Dihadirkan, Fakta Persidangan Ungkap Skema Kerja Sama

Martabe

Kasus Eks HGU PTPN II Bergulir, IAW Desak Kejati Sumut Jerat Korporasi dan Buka 14 Temuan BPK Lainnya

Martabe

Sidang Dugaan Korupsi Lahan Eks PTPN II, Enam Saksi Tegaskan Skema KSO

Martabe

Temui KPAI, Anggota DPR RI Ahmad Doli Laporkan Kasus Pelecehan Anak di Asahan

Martabe

Mudik Gratis Lebaran 2026, PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Utamakan Kelompok Rentan