Kotapinang (
harianSIB.com)Proyek pelebaran jalan di Lingkungan Labuhan Baru, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), menjadi sorotan warga. Pasalnya, selain tidak ada plang identitas proyek di lokasi, pekerjaan tersebut juga diduga asal jadi. Informasi yang diperoleh wartawan dari warga setempat, pelebaran badan jalan yang menggunakan material adonan semen itu dikerjakan dalam tiga tahap. Hanya dengan waktu enam hari, proyek yang diperkirakan sepanjang 300 meter itu selesai dikerjakan."Tiga kali dikerjakan itu. Selama 2 hari di pinggir Barumun, 2 hari di pertengahan dan 2 hari di pinggir Jalinsum Simpang Suzuki," kata warga setempat Imam Daulay kepada wartawan, Jumat (11/8/2023). Dikatakannya, pengerjaan badan jalan tersebut juga diduga asal-asalan, sehingga pada beberapa titik sudah terlihat mulai rusak, bahkan retak."Coba lihat di dekat masjid itu, sudah mulai retak dan mengelupas. Sedikit pun tidak ada kerapian kerjaannya. Belum lagi mengenai kualitas. Jika nanti proyek ini tidak bertahan lama, kami berharap agar aparat penegak hukum segera memeriksanya,” katanya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Labuel, Safii Simbolon, yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui besaran anggaran pelebaran jalan itu. Sebab, kata dia, untuk bagian depan ada pengerjaan tambahan sesuai permintaan warga."Kalau materialnya ready mix. Nanti saya tanyakan dulu Pejabat Pembuat Komitmen-nya agar dapat diketahui secara rinci besar anggarannya," katanya. (*)