Kotapinang (SIB)
Proyek pelebaran jalan di Lingkungan Labuhan Baru, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel, menjadi sorotan warga. Pasalnya selain tidak ada plang identitas proyek di lokasi, pekerjaan tersebut juga terkesan asal jadi.
Informasi yang diperoleh wartawan dari warga setempat, pelebaran badan jalan yang menggunakan material adonan semen itu dikerjakan dalam tiga tahap. Hanya dengan waktu enam hari, proyek yang diperkirakan sepanjang 300 meter itu selesai dikerjakan.
"Tiga kali kerjakan itu. Selama 2 hari di pinggir barumun, 2 hari di pertengahan dan 2 hari di pinggir Jalinsum Simpang Suzuki," kata warga, Imam Daulay kepada wartawan, Jumat (11/8).
Dikatakan, pengerjaan badan jalan tersebut juga terkesan asal-asalan, sehingga pada beberapa titik sudah terlihat mulai rusak, bahkan retak.
"Coba lihat di dekat masjid itu, sudah mulai retak dan mengelupas. Sedikitpun tidak ada kerapian kerjaannya. Belum lagi mengenai kualitas. Jika nanti proyek ini tidak bertahan lama, kami berharap agar aparat penegak hukum segera memeriksanya,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Labuel, Safii Simbolon yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui besaran anggaran pelebaran itu. Sebab, untuk bagian depan ada pengerjaan tambahan sesuai permintaan warga.
"Kalau materialnya ready mix. Nanti saya tanyakan dulu pejabat pembuat komitmennya agar dapat diketahui secara rinci besar anggarannya," katanya. (SS15/a)