Simalungun (harianSIB.com)
Sebanyak 798 personel TNI/Polri akan disiagakan untuk mengamankan pemilihan pangulu nagori (Pilpanag) atau pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Simalungun.
Hal itu terungkap pada rapat koordinasi lintas sektoral di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatangraya, Kamis (7/9/2023).
Sebanyak 77 nagori (desa) di Simalungun akan menyelenggarakan Pilpanag secara serentak pada 13 September 2023. Ada 232 calon pangulu yang akan bertarung pada Pilpanag tersebut.
Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung mengatakan, 548 personel Polres Simalungun dilibatkan dalam pengamanan Pilpanag. Bahkan, akan meminta pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polda.
Berdasarkan analisa intelijen, sampai saat ini, tidak ada daerah rawan atau sangat rawan pada pelaksanaan Pilpanag. Meski demikian, tetap dilakukan kewaspadaan. Pola pengamanan sudah diatur.
"Tidak ada kategori rawan, sangat rawan. Bukan berarti menjadi lemah. Tapi, justru lebih siaga. Tolong, kerjasama dipertajam kekompakannya," ujar Kapolres.
Dandim 0207/Sml Hadrianus Yossy mengatakan, sebanyak 250 personel TNI disiagakan untuk pengamanan Pilpanag. Diminta juga agar menjaga netralitas.
Sementara itu, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga mengapresiasi rapat koordinasi lintas sektoral sebagai upaya menciptakan penyelenggaraan Pilpanag yang aman, damai dan lancar.
"Kepada camat dan panitia penyelenggara Pilpanag agar dibuat grup WA (WhatsApp) sebagai wadah forum diskusi dan koordinasi mengantisipasi kerawanan," pesan bupati. (*)