HKBP Adakan Rapat Akbar Pendeta di Jetun Silangit

Redaksi - Senin, 16 Oktober 2023 17:55 WIB
Foto: Dok/SIB/Anwar Lubis
REGISTRASI: Para Pendeta HKBP saat melakukan registrasi pada RPH, di Perkampungan HKBP Jetun Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Taput, Senin (16/10/2023) 

Taput (harianSIB.com)

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengadakan rapat akbar atau Rapat Pendeta Hatopan (RPH) selama lima hari mulai 16-20 Oktober 2023, di Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

Kepala Biro informasi HKBP, Pdt Fortunate Siagian saat diwawancarai mengatakan, RPH akan dihadiri seluruh pendeta HKBP dari seluruh wilayah pelayanan HKBP di Indonesia dan luar negeri yang berjumlah 2.014 orang.

"Sesuai undangan, kita sudah mengirimkan kepada 2.014 orang. Bahkan undangan kepada Pj Gubernur Sumut, Kapolda dan pemerintah daerah (Pemda) se-Tapanuli Raya, kita sudah sampaikan," ucapnya.

Dikatakannya, RPH HKBP juga rapat pendeta perdana di era sentralisasi keuangan. Sebagaimana diketahui, peserta tidak lagi dibebankan dengan biaya registrasi. Kebutuhan rapat seperti konsumsi telah ditanggung Badan Pengelola Sentralisasi Keuangan (BPSK).

Dijelaskannya, RPH juga difokuskan membahas dan mengevaluasi tentang pengajaran dan kegiatan yang berkenaan dengan teologi dan dogma.

"Artinya, melalui rapat ini, para pendeta HKBP menggumulkan upaya untuk merelevansikan tugas-tugas pelayanan HKBP dalam konteks kehidupan bersama masyarakat, bangsa dan negara," ucapnya seraya berharap agar seluruh para undangan diharapkan hadir pada pembukaan Selasa (17/10/2023).

RPH yang diadakan di Perkampungan Jetun Silangit kali ini mengambil tema, "HKBP Proaktif Menghadirkan Kebaikan Allah Bagi Semua" (Matius 5:45) dengan sub tema "Pendeta HKBP berkomitmen memperbaharui diri untuk profesional menghadirkan kebaikan Allah dalam semua aras pelayanan HKBP tanpa diskriminatif dan rasis".

Dari pantauan wartawan di lokasi, Senin (16/10/2023), kesibukan para pendeta terlihat di ruang registrasi dan para panitia juga masih sibuk dan masih dalam berbenah.

Selain itu, di sekitar lokasi Perkampungan HKBP, warga juga menjajakan dagangannya mulai dari makanan, minuman hingga kebutuhan lainnya. Bahkan Galeri Karya Difabel juga turut menjajakan dagangannya. (**)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Seratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Diduga Keracunan MBG

Martabe

Siswa SD Tewas Diduga karena Tak Mampu Beli Buku, Ephorus HKBP: Ini Jeritan Nurani untuk Kita Semua

Martabe

HKBP Paparkan Capaian Strategis 2026

Martabe

PPTSB Gelar Rakernas di Medan, Bahas Evaluasi Kerja dan Persiapan Mubes XVI

Martabe

Bupati Sergai Dukung Bona Taon HKBP Jadi Ruang Kebersamaan Jemaat

Martabe

Ephorus HKBP–GOKESU Apresiasi Presiden, Desak Pemulihan Ekologis Pasca Pencabutan Izin PT TPL