Manejer Kebun Aek Torop Diduga Lindungi Karyawan Pencuri Pupuk

Redaksi - Sabtu, 28 Oktober 2023 20:44 WIB
Foto SIB/Mangandar Simanjuntak
Sebanyak 23 zak pupuk NPK yang ditahan di pos satpam.
Labusel (SIB)Manejer Kebun Aek Torop, Kecamatan Torganda, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, diduga melindungi pencuri pupuk NPK milik Kebun Aek Torop Afdeling III.Pada Rabu ( 27/9), Kebun Aek Torop Afdeling III melakukan pekerjaan pemeliharaan pemupukan di areal Blok Z 16 sebanyak 9.700 kg (194 zak) pupuk. Untuk mengangkut pupuk itu dari gudang ke areal digunakan truk BG 8755 DD dikemudikan HAD (61) penduduk Dusun Cinta Makmur Bis II Desa Aek Batu Kecamatan Torgamba Kebupaten Labuhanbatu Selatan yang juga merupakan truck pengangkut Tandan Buah Sawit (TBS) Kebun Aek Torop.Pada kesempatan tersebut, supir truk tidak membongkar seluruh pupuk yang diangkutnya di lapangan, tetapi dianya menyisahkan 23 zak dalam truck dan berusaha membawanya keluar dari areal Kebun Aek Torop. Persis di Pos IV penjagaan, Satpam yang bertugas inisial H sebelum membuka palang terlebih dahulu memeriksa, ternyata dalam truck ada pupuk NPK sebanyak 23 zak dan hal itu dilaporkan kepada atasannya.Dalam proses internal, mandor pemeliharaan pemupukan Afdeling III Kebun Aek Torop, Selamat hanya diberi peringatan oleh menejemen perusahaan.Menurut Sekretaris Lembaga Informasi Harapan Masyarakat (LIN-HAMAS) TR Panjaitan, tindakan yang diberikan kepada mandor pemeliharaan pemupukan Afdeling III Kebun Aek Torop perlu dipertanyakan, karena di beberapa Kebun PTPN III, setiap karyawan yang mencuri aset perusahaan umumnya di PHK. Contoh, di Kebun Aeknabara Selatan, dua karyawan mencuri brondolon 400 kg di-PKH. Di Kebun Sei Meranti satu karyawan mencuri TBS 7 tros di-PHK.“Mengapa seorang mandor pemeliharaan pemupukan yang diduga terlibat tidak dilakukan PHK. Ada apa dengan pimpinannya? Dikawatirkan bahwa pencurian seperti itu sudah lama terstruktur. Mana mungkin pencuri pemula berani mencuri sebanyak 23 zak,” kata TR Panjaitan.Ketika hal ini dikonfirmasikan, Kamis (26/10) kepada Manejer Kebuan Aek Torop Suparlan melalui telepon selulernya, terdengar ada nada dering masuk namun tidak diangkat. Dihubungi melalui pesan singkat, juga tidak dibalas. (**)


Tag:

Berita Terkait