Labuhanbatu (SIB)Pembangunan jalan rapat beton sepanjang 270 meter menggunakan anggaran Rp119.520.000 dari Dana Desa tahun 2023 di Dusun IV Desa Meranti Paham, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, diduga asal jadi.Pembagunan jalan rapat beton itu, dinilai warga sangat buruk,seperti diungkapkan salah seorang warga dalam vidio berdurasi dua menit, yang di kirim kepada SIB.Dalam video itu tampak seorang warga sedang mengorek jalan beton dengan tangan kosong, jalan rapat beton pun terkelupas diduga campuran adukan material pembangunan tidak sesuai tawarannya."Baru berapa bulan ini siap jalan, tapi sudah amburadul. Masa ia jalan rapat beton bisa di korek pakai tangan kosong, ada apa dengan bahan baku material yang di gunakan," jelas Muktar Lubis.Kepala Desa Meranti Paham, Sohadi ketika ditemui, Jum'at (27/10), mengakui sudah mengetahui perihal permasalahan jalan, Sohadi juga menginstruksikan untuk memperbaiki pekerjaan pembangunan jalan tersebut."Saya kecewa dengan hasil pekerjaan seperti itu. Maka dari itu saya perintahkan untuk memperbaikinya," jelasnya.Sohadi berkelit Pendamping Desa juga ikut bertanggungjawab atas hasil pekerjaan seperti itu. Sebab, menurutnya, Pendamping Desa justru lebih mengetahui proses pekerjaan, selain Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) di Desa Meranti paham. (**)