GMKI Tarutung Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Samosir dan Humbahas

Redaksi - Minggu, 26 November 2023 13:27 WIB
Foto: Dok/Pengurus GMKI
GALANG DANA: Pengurus GMKI Cabang Tarutung turun ke jalan melakukan penggalangan dana untuk korban banjir di Samosir dan Humbah
Taput (harianSIB.com)Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), turun ke jalan melakukan penggalangan dana untuk korban banjir di Kabupaten Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).Penggalangan dana dilakukan di tiga lokasi yakni, Pasar Siborongborong, pada Selasa (21/11/2023), Pasar Doloksangul, Jumat (24/11/2023), dan Pasar Tarutung, Sabtu (25/11/2023).Ketua Cabang GMKI Tarutung Belaster Bolas Tua Purba, dalam keterangannya yang diterima wartawan, Minggu (26/11/2023), mengatakan, penggalangan dana dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Humbahas dan Samosir.Dalam aksi penggalangan dana tersebut, pengurus GMKI Cabang Tarutung mengenakan atribut sambil menenteng kardus bertuliskan peduli bencana di Samosir dan Baktiraja Humbahas.Selain penggalangan dana, Ketua bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Tarutung, Jodi Manullang, juga menyoroti aktivitas Toba Plup Lestari (TPL) yang melakukan penebangan hutan di daerah Tele."Kepada pemerintah untuk melakukan pantauan dan pengawasan yang ketat terhadap kondisi hutan di seputaran hutan Tele yang berdekatan dengan lokasi banjir bandang," katanya.Ia juga meminta pihak terkait harus mengantisipasi aktivitas para pemain dan mafia ilegal loging.Dikatakanya, PT TPL harus bertanggungjawab terkait bencana banjir bandang tersebut. Sebab, menurutnya, sudah berulang kali terjadi di bawah perbukitan konsesi PT TPL yaitu pada 2010 di Sabulan, Kecamatan Sitio Tio, dan 2019 di Buntumauli.Tetapi, katanya, sampai saat ini (tahun 2023) tidak ada kebijakan pemerintah untuk menyetop penebangan hutan di atas permukiman penduduk."Kami dari GMKI Cabang Tarutung turut berduka dan turut merasakan kesedihan yang mendalam atas musibah tersebut," ujarnya.Seperti diketahui, banjir bandang dan longsor menerjang sejumlah desa di Kabupaten Samosir, pada Selasa (14/11/2023). Adapun desa di Kecamatan Harian yang terkena banjir yakni, Desa Siparmahan, Desa Dolok Raja, Desa Sampur Toba dan Desa Turpuk Limbong.Kemudian di Kecamatan Baktiraja yakni, Desa Marbun Tonga. Sebagian warga yang terkena banjir mengungsi dan sebagian lainnya memilih untuk bertahan di rumah masing-masing. (**)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Martabe

Bupati Humbahas Serahkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Bencana di Tarabintang

Martabe

Dishub Samosir Alih Kelola Parkir Sementara, PAD Naik hingga Tiga Kali Lipat

Martabe

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan KDMP Pakkat Hauagong

Martabe

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut Gelar Aksi Damai, Dukung Kapolrestabes Medan Berantas Kejahatan

Martabe

Pemkab Humbahas Berkomitmen Memajukan Pendidikan

Martabe

Bupati Humbahas Hadiri Bakti Sosial Gerindra