Perambahan Kawasan Hutan Produksi di Hatonduhan Simalungun Masih Tetap Berlangsung

Redaksi - Senin, 04 Desember 2023 19:41 WIB
Antara-Fiqman Sunandar
Ilustrasi perambahan hutan.
Simalungun (SIB)Perambahan kawasan hutan produksi untuk ditanami kelapa sawit di Nagori Bosar Nauli oleh masyarakat Nagori Buntu Turunan Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, masih tetap berlangsung, Sabtu (2/11). Data dihimpun SIB, ribuan hektare kawasan hutan produksi di Nagori Bosar Nauli sudah dikuasai masyarakat selama puluhan tahun. Namun aktivitas perambahan hutan tersebut masih tetap lancar seperti sungai mengalir tanpa tersentuh hukum.Ketua LSM Pakar Kabupaten Simalungun Bernad Simanjuntak mengatakan, perambahan hutan yang telah berlangsung puluhan tahun itu menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat banyak. “Pasalnya, oknum-oknum yang menguasai lahan hutan tersebut, disaat pemerintah ingin serius membasmi para mafia tanah, malah sangat nyaman dan aman. Jadi sekilas terbesit di pikiran kalau aktivitas itu seakan-akan ada indikasi pembiaran dari aparat penegak hukum,” katanya.Bernad menyebut, kalau sampai seribuan hektar lahan hutan dikuasai masyarakat selama puluhan tahun menjadi kebun sawit, penghasilan yang didapat sudah mencapai ratusan miliyar. “Karena itu, kita meminta pihak berwenang untuk menindak tegas pelaku perambahan hutan produksi di Nagori Bosar Nauli, kalau ternyata belum memiliki izin,” katanya.Terpisah, Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung melalui Kanit Jatanras, Ipda Antonius Hutahaean ketika dikonfirmasi SIB mengaku pihaknya telah melakukan cek TKP ke daerah objek dumas yang sudah mereka terima. Selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kehutanan. "Nanti untuk kelanjutannya akan kita sampaikan SP2 Dumas kepada pelapor," tutupnya. (**)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

KPH II Pematangsiantar akan Cek Lahan Kawasan Hutan Produksi di Hatonduhan Simalungun

Martabe

Ribuan Ha Lahan Hutan Produksi Ditanami Sawit di Hatonduhan Simalungun

Martabe

Hatonduhan Simalungun Jadi Zona Merah Covid-19

Martabe

Masa Pandemi Covid-19, Layanan Logistik di Pelabuhan Belawan Tetap Berlangsung 24 Jam