Kolaborasi ABGC dengan STP, IPB Tangani Sampah yang Berkelanjutan di Tigaras

Redaksi - Sabtu, 16 Desember 2023 18:17 WIB
Foto Dok/Pokdarwis Tigaras
Aksi: ABGC dengan STP, IPB saat menggelar aksi penanganan sampah yang berkelanjutan di Danau Toba Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun, Jumat (15/12). 

Tigaras (SIB)

Kolaborasi Academic, Bussiness, Government, dan Community (ABGC) menggelar aksi penanganan sampah yang berkelanjutan di sekitar Danau Toba bersama PT Suri Tani Pemuka (STP), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) dengan sejumlah peneliti dari Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim-Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pelatihan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Wisata Danau Toba Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun, Jumat (15/12).

Imam Santoso, Head of Tilapia Operation Simalungun PT Suri Tani Pemuka mengatakan, kegiatan menjaga keberlanjutan lingkungan Danau Toba merupakan salah satu bentuk komitmen mereka dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan dengan adanya kerjasama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami menyambut baik kolaborasi dengan IPB, pemerintah setempat dan stakeholder terkait, semoga gerakan aksi ini dapat terus berjalan dan memberikan dampak positif bagi semua pihak,” katanya.

Prof Parulian Hutagaol, Ketua Peneliti IPB CARE beserta anggota tim Dr Dahri Tanjung dan Dr Yeti Lis Purnamadewi MSc menyampaikan, kebersihan lingkungan memainkan peran krusial sebagai fondasi utama dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai institusi pendidikan dan penelitian, IPB selalu berupaya mendorong inisiatif yang salah satunya bertujuan untuk melestarikan alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan fokus pada Konsep Sekolah Sampah Mandiri, program hasil kolaborasi ini menitikberatkan pada membangun kesadaran dan aksi konkret memilah, mengangkut, dan mengolah sampah, katanya.

Dijelaskannya, pada tahap awal program akan merumuskan cara penanganan sampah di tingkat RT, pemukiman, pasar, dan sampah pariwisata. Kolaborasi ini melibatkan pihak desa, pelaku usaha, tokoh desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, anggota kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Pelaku Wisata, Kantor Desa, Pramuka, hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten.(**)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Peringati HPSN 2026, Kapolres Tanjungbalai Gelar Gotong Royong Massal

Martabe

Wakil Wali Kota Medan Miris Melihat Tumpukan Sampah di TPA Terjun Capai 30 Meter

Martabe

BKSAP DPR: Regulasi AI Pertanian Harus Lindungi Petani Kecil

Martabe

Program Simpastatin Jadi Langkah Strategis Benahi Pengelolaan Sampah di Deliserdang

Martabe

23 Ketua DPD Deklarasikan Andar Amin Harahap Maju Ketua Golkar Sumut

Martabe

Jalan Laowomaru Gunungsitoli yang Sejuk Kini Tercemar Bau Bangkai dan Sampah