Simalungun SIBPada tahun Baru Imlek, aktivitas ekonomi atau transaksi jual beli di Kota Perdagangan Kecamatan Bandar sangat sepi. Sebagian besar pertokoan tutup, Sabtu (10/2).Pantauan wartawan, terlihat aktivitas ekonomi dan bisnis yang biasanya ramai di kawasan pertokoan Jalan Sisingamangaraja, Jalan Sandang Pangan dan Jalan Kartini kali ini terlihat lengang dibanding hari-hari biasanya yang sangat ramai.Helmi warga Perdagangan, Sabtu (10/2) mengatakan, memang mayoritas pemilik toko di pusat- pusat kota di Perdagangan adalah keturunan etnis Tionghoa, sehingga wajar setiap tahun baru Imlek, toko banyak yang tutup sehingga kota tampak sepi."Dengan banyaknya tutup pertokoan yang ada di Kota Perdagangan, hal ini sangatlah mempengaruhi suasana kota, dimana biasanya ramai menjadi sepi dan lengang," ujar Helmi.Warga lainnya, Agung mengatakan, dengan banyaknya toko yang tutup, bila warga mau membeli kebutuhan peralatan seperti barang elektronik dan barang lainnya susah.“Yang terlihat buka hanya warung makan dan toko-toko milik warga yang buka keturunan etnis Tionghoa. Biasanya kembali normal dua hari,” jelasnya.Berikutnya, Rina salah satu pemilik toko konter ponsel di Jalan Kartini Perdagangan, Sabtu (10/2) mengatakan, bahwa tokonya tutup satu hari. “Pada saat Imlek begini, masih kumpul dan silaturahmi dengan keluarga,” kata Rina. (**)