Anak-anak Sekolah Minggu HKBP Pawai Obor dan Berbagi Telur Paskah di Tanjungbalai

Redaksi - Senin, 01 April 2024 20:35 WIB
Foto SIB/Regen Silaban
PAWAI OBOR : Anak sekolah minggu bersama guru dan parhalado HKBP Sirantau, saat menggelar pawai obor pada perayaan Paskah, Minggu (31/3) subuh. 

Tanjungbalai (SIB)

Puluhan anak sekolah minggu HKBP Sirantau Kota Tanjungbalai menggelar pawai obor dan berbagi telur Paskah, Minggu (31/3) pukul 04.oo WIB subuh dalam rangka menyambut Paskah tahun 2024. Anak-anak itu berjalan kaki sambil membawa obor yang dipimpin guru sekolah minggu, bersama parhalado.

Rute pawai obor dimulai dari halaman gereja HKBP Sirantau, menuju Jalan FL Tobing ke Jalan M. Abbas kemudian ke Jalan Alteri dan kembali di gereja tersebut. Selama prosesi pawai obor berlangsung, anak-anak sekolah minggu mengumandangkan lagu-lagu pujian.

Terlihat sejumlah personel kepolisian dari Satlantas dan Sat Sabhara Polres Tanjungbalai ikut mengiringi rombongan pawai obor tersebut.

Usai pawai, perayaan Paskah dilanjutkan dengan ibadah subuh (buha-buha ijuk) dengan pengkhotbah Gr Maringan Sirait selaku pimpinan HKBP Sirantau.

Dalam merayakan Paskah kali ini, juga dilaksanakan lomba mencari telur Paskah dan juga lomba cerdas cermat menjawab pertanyaan seputar hari Paskah dengan peserta dari kalangan anak sekolah minggu. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian telur Paskah kepada seluruh anak sekolah minggu yang hadir.

Irawati Simorangkir, guru sekolah minggu HKBP Sirantau mengatakan, pawai obor sangat berarti bagi anak-anak sekolah minggu, remaja dan jemaat karena mengingatkan perjalanan Tuhan Yesus mulai dari kematian hingga kebangkitanNya.

"Pawai obor setiap perayaan Paskah rutin dilaksanakan bagi anak sekolah minggu, tujuannya sebagai napak tilas dan mengingatkan perjalanan Tuhan Yesus sampai ke kebangkitan. Terlebih lagi untuk semakin menguatkan iman para generasi muda gereja," kata Irawati.

Kemudian Gr Maringan Sirait mengatakan, pawai obor merupakan prosesi mengawali ibadah Paskah bahwa Tuhan Yesus telah bangkit dari kuburnya. Ia mengatakan, Paskah itu artinya segala dosa-dosa umat manusia telah ditebus dengan kebangkitan Tuhan Yesus.

"Pawai obor ini sudah menjadi tradisi dan terus menerus dilaksanakan setiap Paskah sejak Injil masuk ke Tanah Batak. Kita umat Kristen merayakan bahwa Tuhan Yesus bangkit dari kematian. Artinya dengan kebangkitan Tuhan Yesus, kita jadi hidup baru dan telah diselamatkan. Selamat Paskah Buat Kita semua," ucapnya. (**)


Tag:

Berita Terkait

Martabe

Forkopimcam Teluk Nibung Rakor Jelang Ramadan, Soroti Togel dan Tawuran

Martabe

Wanita 21 Tahun Curi Rokok di Grosir, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Martabe

Jurtul Togel Ditangkap, Satreskrim Polres Tanjungbalai Sita Uang dan Buku Rekapan

Martabe

Sat Lantas Polres Tanjungbalai Kawal Pawai Tarhib MDI

Martabe

Imlek 2577, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Kunjungi Vihara Tri Ratna

Martabe

Ops Keselamatan Toba 2026 Berakhir, Tilang dan Kecelakaan di Tanjungbalai Nihil