Tebingtinggi (harianSIB.com)Kondisi ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Simpang Rambung, Jalan Diponegoro menuju Jalan Deblod Sundoro, Kota
Tebingtinggi, dibiarkan berlubang dan ditutupi ban mobil bekas. Pantauan harianSIB.com, Sabtu (4/5/2024), ruas jalan yang berlubang sekitar 1 meter ditutupi dengan ban bekas mobil dan sampah. Seorang penarik becak bermotor bernama Bahari mengaku, tidak mengetahui siapa yang menutup badan jalan dengan ban bekas. Tapi ban itu bukan solusi, malah membuat resah penggunaan jalan."Ban itu tidak solusi. Malah bisa membahayakan pengguna jalan. Segala sesuatu yang rusak harus diperbaiki bukan ditutupi," kata Bahari kepada harianSIB.com, di lokasi, Sabtu (4/5/2024).Dikatakannya, keberadaan ban menutupi lubang tersebut baru dua hari yang lalu dan kerusakan jalan dengan berlubang sudah dua bulan yang lalu."Sudah lama jalan tersebut berlubang diduga rusak akibat sering dilintasi truk muatan yang berat. Jika ingin melihat siapa yang menaruh ban itu dapat dilihat dari CCTV lampu merah," katanya. Dia juga mengatakan kerusakan jalan ini pernah diperbaiki tapi dengan kualitas yang kurang baik sehingga kembali rusak. "Sudah pernah diperbaiki dan jalan itu kembali berlubang. Kiranya segera diperbaiki dengan kualitas yang baik sehingga tahan lama," harapnya. Sementara itu, pengendara sepeda motor, Arwin, mengatakan, lubang jalan yang ditutupi ban sangat meresahkan karena membahayakan apalagi persimpangan lampu merah tersebut padat kendaraan. "Jika tidak segera diperbaiki, pasti akan ada memakan korban jiwa yang diakibatkan kerusakan jalan tersebut," ucapnya. Untuk itu, warga berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumut melalui Bina Marga agar segera memperbaiki sehingga pengguna jalan merasa nyaman saat melintas, tutup Arwin. (*)