Binjai (harianSIB.com)Wali Kota
Binjai Drs H Amir Hamzah MAP, bersama sejumlah OPD Pemko
Binjai, meninjau lokasi penimbunan bantaran
Sungai Bingai yang sebelumnya mengalami abrasi di Jalan Gatot Subroto, Lingkungan ll, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan
Binjai Barat, Jumat (7/6/2024).
"Akan kita buat Ruang Terbuka Hijau (RTH). Nanti di sini akan kita tanami rumput supaya tidak terjadi lagi abrasi," ungkap Wali Kota.
Tidak hanya itu, Amir Hamzah juga meminta kepada dinas terkait agar dibuat sebuah tangga beton yang nantinya dapat dipergunakan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan." Kalau udah ada tangganya, kan bisa dibuat untuk lokasi memancing," ujarnya.
Untuk lokasi di seberang, lokasi yang sudah dilakukan penimbunan, tepatnya di sekitar Pujasera, Amir Hamzah juga meminta dinas terkait untuk segera membersihkannya.
"Setelah kita bersihkan, selanjutnya untuk pagarnya dicat warna warni agar terlihat indah dan berwarna," beber Amir Hamzah.
Sementara itu, Dirut PDAM Tirtasari Binjai, Ashari ST, yang ikut serta dalam peninjauan lokasi tersebut, juga akan memasang penyangga pipa besar yang berada di lokasi.
"Kita akan pasang "kuda-kuda" untuk menahan pipa ini. Sebelumnya memang ada penyangga tersebut. Namun pada waktu mengalami abrasi, penyangga yang terbuat dari besi ikut terseret arus air," tuturnya.
Sebelumnya, proyek Lining dinilai seakan asal jadi.
Menurut warga sekitar, dampak dari proyek Lining di daerah Aliran Sungai Bingai yang membelah Kota Binjai ini mengakibatkan tiga dinding rumah masyarakat menjadi retak. Tidak hanya itu, dapur rumah milik warga sekitar turut menjadi amblas saat proyek dikerjakan pada Oktober 2023 lalu.(**)