Berastagi (harianSIB.com)Sejumlah piminan sinode gereja di Indonesia menghadiri Rapat Kerja Nasional (
Rakernas) Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (
Bamagnas) II / 2024 yang diadakan Rabu - Kamis (24 - 25/7) di
Berastagi. Di acara itu, pimpinan sinode sepakat dengan visi misi
Bamagnas untuk memercepat pembangunan
kesejahteraan rakyat. Caranya dengan membuka partisipasi gereja khususnya yang berwadah dalam
Bamagnas yang
inklusif.
Demikian simpulan ucapan Ketua Umum (Ketum) Gereja Pantekosta Kudus Indonesia (Gepkin) Bishop Sinode Pdt Dr Donal Sinaga MA MAg dan Pimpinan Pusat Gereja Methodist Wesley Bishop Dr Raja Romalbest Silitonga MA jelas penutupan kegiatan nasional itu, Kamis (25/7). Menurut keduanya, kesejahteraan diyakini diraih dengan sempurna jika landasan moral religi masyarakat telah terbangun.
"Masyarakat dengan mental religi kuat, kualitas keilmuan yang baik niscaya dalam posisi SDM unggul. SDM unggul itu kan cita-cita Nusantara memasuki Indonesia Emas 2045," ujar Pdt Donal Sinaga didampingi pengurus Bamagnas Tapanuli Utara (Taput) Jan Pieter Simorangkir. "Kami dari Gepkin datang ke mari dengan visi dan misi serupa dengan Bamagnas," tambah pria familiar yang baru menyelesaikan pendidikan doktoral dari institusi terbaik di Jakarta itu.
Hal serupa diutarakan Bishop Raja Romalbest Silitonga. Menurutnya, selain meningkatkan moral religi jemaat, Gereja Methodist Wesley fokus dalam upaya menciptakan SDM unggul. "Kami membangun jaringan dalam menjalankan institusi pendidikan. Pendidikan terarah dengan basis moral religi dan ilmiah," ujarnya saat bersisian dengan Komisioner KPID Sumut Ev Ramses Simanullang SE MSi.
Sebagaimana diketahui, Pj Gubernur Sumatera Utara (SU), Dr Drs H Agus Fatoni MSi diwakili Dr Naslindo Sirait, Rabu (24/7) membuka Rakernas Bamagnas) II / 2024 di Berastagi. Kegiatan yang diadakan hingga Kamis (25/7) itu dihadiri hampir seluruh pengurus provinsi Bamagnas Nusantara, pengurus Bamagnas kabupaten kota se-Sumut serta sejumlah pimpinan sinode gereja.(**)