Padangsidimpuan (harianSlB.com)Masyarakat petani dari 9 desa/ kelurahan di Kecamatan
Padangsidimpuan Batunadua mendatangi kantor
Wali Kota Padangsidimpuan karena saluran
irigasi Ujung Gurap rusak belum
diperbaiki, Kamis (1/8/2024).
Para petani yang merupakan perwakilan dari 9 desa/ kelurahan tersebut dengan tertib mendatangi kantor wali kota namun mereka hanya sampai di pagar pembatas karena pintu gerbang dijaga ketat para petugas.
Begitupun para petani itu dengan menggunakan pengeras suara secara bergantian menyampaikan aspirasinya. Disebutkan, bahwa sudah hampir 3 bulan jaringan irigasi persawahan rusak namun belum juga diperbaiki. Areal persawahan tidak dapat diairi padahal kondisi tanaman padi mereka saat ini sangat membutuhkan air. Akibat ketiadaan air tanaman padi tidak dapat bertumbuh selayaknya alias rusak.
Salah seorang ibu rumah tangga, M br Harahap yang turut dalam orasi tersebut kepada wartawan mengatakan bahwa mereka sebelumnya sudah melaporkan kerusakan saluran irigasi itu ke tingkat kecamatan dan kemudian dilanjutkan ke tingkat pemerintah kota.
Namun, sepertinya prosesnya lambat sementara kebutuhan air bagi tanaman sangat mendesak.
"Makanya kami datang kemari pak, " ujar warga tersebut sembari berharap agar Pemko meresponnya.
Usai menyampaikan aspirasinya, masyarakat petani tersebut dengan tertib kembali ke desa masing-masing. (*)