Medan (harianSIB.com)Anggota
DPRD Sumut Dapil
Karo,
Dairi dan
Pakpak Bharat Frans Dante Ginting meminta
Dinas PUPR Sumut gerak cepat melakukan perbaikan jalan provinsi jurusan
Kabanjahe -
Kutarayat Kabupaten
Karo - tembus Kabupaten
Langkat, yang mengalami longsor dan amblas beberapa hari lalu, demi menghindari terisolirnya 6 kecamatan di
Karo."Memang saat ini tim dari
Dinas PUPR Sumut dan UPT
Karo melakukan upaya penanganan jalan yang longsor dan amblas (persisnya di kawasan Desa Rumah
Kabanjahe). Kita berharap agar perbaikan dilakukan dengan gerak cepat, supaya bisa segera dilintasi," tandas
Frans Dante Ginting kepada wartawan, Kamis (8/8/2024) melalui telepon saat meninjau lokasi longsor di
Kabanjahe.Seperti diketahui, tandas Wakil Sekretaris Fraksi Partai
Golkar ini, jalan penghubung antar Kabupaten
Karo dengan Kabupaten
Langkat yang melintasi 6 kecamatan di
Karo (Kecamatan Kutabuluh, Tiganderket, Payung, Simpang Empat, Naman Teran dan sebagian Kecamatan
Kabanjahe) ini mengalami longsor dan amblas sedalam 6 meter pada, Selasa (6/8/2024) malam, dikarenakan tingginya curah hujan.Akibat longsor yang terjadi tepatnya di dekat mata air desa Rumah
Kabanjahe Kecamatan
Kabanjahe tersebut, tambah Frans Dante, untuk sementara jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dan dialihkan melalui jalur alternatif Desa Rumah
Kabanjahe-Desa Kaban-Desa Guru Singa-Simpang Korpri atau melalui Jalur Simpang Desa Nang Belawan-Desa Kacaribu-
Jalan Rakoetta Brahmana atau
Jalan Kota Cane-
Kabanjahe."Saat kita melakukan peninjauan ke lapangan, Kamis (8/8/2024) sore, pihak
Dinas PUPR Sumut sudah mulai memperbolehkan kendaraan melintas dengan satu jalur atau sistem buka tutup dan ditargetkan pada, Sabtu 10 Agustus bisa normal kembali," ujar anggota Komisi A ini sembari berharap kepada Tim
Dinas PUPR Sumut menuntaskan perbaikan tepat waktu, agar rakyat tidak terganggu.Menurut Frans Dante, perbaikan dengan cara menimbun jalan yang amblas dan longsor ini sifatnya sementara, guna mengantisipasi tidak terputusnya jalur
Kabanjahe - Kabupaten
Langkat yang melintasi 6 kecamatan di
Karo, sehingga tahap selanjutnya perlu dibangun secara permanen, agar bisa bertahan lama.Berkaitan dengan itu, mantan anggota
DPRD Karo ini meminta
Dinas PUPR Sumut mengalokasikan anggaran perbaikannya di APBD
Sumut TA 2025, untuk menghindari terputusnya jalan dan terisolirnya 6 kecamatan di
Karo, mengingat jalur tersebut sangat vital bagi transportasi angkutan hasil pertanian masyarakat."Kita di lembaga legislatif akan mengawal pengalokasian anggarannya di APBD
Sumut TA 2025, karena jalan tersebut kondisinya sangat rawan longsor, sebab kedua sisinya, baik kiri dan kanan terdapat jurang yang dalam, sehingga dibutuhkan perbaikan dan pemasangan tembok di sisi kiri dan kanan jalan," ujar Frans Dante.(**)