Tapanuli Utara (harianSIB.com)Badan Pengawas Pemilihan Umum (
Bawaslu) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kalangan
mahasiswa di Aula Hotel Esther Silangit Kecamatan
Siborongborong, Kamis (8/8/2024).
Pada sosialisasi itu, Bawaslu Taput menghadirkan narasumber, Charles Silaban dan Arthur Simanungkalit yang keduanya merupakan mantan Anggota Bawaslu Taput.
Peserta yang hadir pada kegiatan itu yakni, mahasiswa dari Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), IAKN, AKBID, AKPER Taput dan Dosen dari UNITA, IAKN, AKBID Tarutung dan Akper Taput.
Ketua Bawaslu Taput, Kopman Pasaribu mengatakan, sosialisasi pengawasan partisipatif ini dilakukan untuk melibatkan kalangan mahasiswa berperan dalam pengawasan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, 27 November 2024.
" Bawaslu ingin melakukan pengawasan yang bersifat partisipatif yang melibatkan setiap orang. Peran serta mahasiswa sangat diperlukan dalam melakukan pengawasan pada proses pemilihan , " ujarnya.
Kopman menegaskan, para mahasiswa diharapkan bisa terlibat aktif dalam memberikan kontribusi dalam pengawasan pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara dan Bupati dan Wakil Bupati Taput
" Peran serta mahasiswa penting dalam memberikan kontribusi. Tidak menjadi orang yang pasif tapi menjadi orang yang aktif , " terangnya.
Kopman juga mengharapkan, agar para mahasiswa sebagai orang yang berpendidikan tidak terlibat dalam menyebarkan berita - berita hoaks pada pemilihan.
" Untuk itu kami berharap adik - adik mahasiwa bisa menjadi agent of change atau agen perubahan serta menjaga kedamaian di Kabupaten Taput ini , " tuturnya.
Mantan Ketua Bawaslu Taput, Charles Silaban yang saat ini merupakan Anggota Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sumut juga menjelaskan, adapun hal - hal yang perlu diawasi pada Pilkada yang meliputi pemutakhiran data dan penetapan daftar pemilih.
" Jika ada ditemukan dugaaan pelanggaran, silahkan dilaporkan ke Bawaslu. Dalam menyampaikan laporan tidak harus ke Kantor Bawaslu tetapi bisa melalui aplikasi pelaporan. Untuk itu mahasiswa diharapkan menjadi bagian dalam pengawasan selama proses pemilihan sampai selesai ," pungkasnya. (**)