Tanjungbalai (harianSIB.com)Bawaslu Kota
Tanjungbalai me-launching
Peta Kerawanan Kota
Tanjungbalai Serta
Sosialisasi Netralitas ASN,
TNI,
Polri Pada Pemilihan
Gubernur Dan Wakil
Gubernur,
Wali Kota Dan
Wakil Wali Kota Serentak Tahun 2024 di Aula Hotel Grand Singgie Jalan Cokroaminoto Kota
Tanjungbalai, Rabu (2/10/2024).
Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung SSos mewakili Pjs Wali Kota, dalam sambutannya menyampaikan bahwa netralitas ASN dituntut dalam melaksanakan tugas.
" Ini lebih kami tekankan bagi ASN karena kita harus bisa menjadi teladan dan menjadi barometer bagi masyarakat agar bisa bersikap netral, bertanggung jawab terhadap tugas dan kewenangan kita," kata Nurmalini.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolres Tanjungbalai AKBP Yon Edi Winara SH SIK MH, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa TNI dan Polri akan netral.
" Terkait dengan makna netralitas, TNI dan Polri tidak memiliki hak untuk memilih atau dipilih jadi aturannya sangat jelas. Untuk itu, mari kita bersama menjaga keamanan dalam menghadapi pilkada nanti," ucap Kapolres.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Tanjungbalai, Nazmi Hidayat Sinaga SH menyampaikan definisi kerawanan pemilihan ini mencakup segala hal yg berpotensi mengganggu atau menghambat pemilihan yang demokratis dengan fokus utama memetakan isu-isu rawan di seluruh tahapan pilkada.
" Pemetaan kerawanan ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk pengawasan yang lebih ketat dalam pemilihan nanti dengan fokus pada pencegahan praktek politik uang dan mengawasi netralitas ASN," ucap Nazmi.
Acara launching Peta Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 Kota Tanjungbalai tersebut ditandai dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Nazmi yang juga diikuti dan menyaksikan dari unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat, LO Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai dan undangan lainnya.(*)