Tebingtinggi (harianSIB.com)Meluapnya aliran Sungai Padang masih menggenangi Kota
Tebingtinggi, ribuan jiwa terkena dampaknya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (
BPBD) mendirikan posko dan mendistribusikan
logistik.
"Berdasarkan data tertanggal 11 Oktober, sebanyak 2.740 jiwa atau 989 rumah terdampak luapan air sungai dengan ketinggian ± 120 cm," kata Kadis BPBD Tebingtinggi, Tora Daeng Masaro kepada jurnalis SIB News Network (SNN).
Dijelaskannya, banjir di Kota Tebingtinggi disebabkan intensitas hujan yang sangat tinggi dari hulu sungai padang dan curah hujan tinggi di Kota Tebingtinggi.
"Kondisi air sungai masih tinggi, cuaca saat ini berawan di wilayah Kota Tebingtinggi. Kita telah mendirikan posko di beberapa lokasi yang banjir," ucapnya.
Selain posko, personil juga telah mendistribusikan logistik banjir berupa beras, mie instan, minyak goreng, sarden, air mineral, telur, sarung dan selimut ke lokasi terdampak.(*)