Tebingtinggi (harianSIB.com)Organisasi sayap
PDI Perjuangan,
Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) meminta
Imigrasi untuk mendata ulang serta membatasi warga yang hendak mengurus paspor berwisata ke
Kamboja.
"Saya akan melayangkan surat ke kantor Imigrasi agar melakukan pengawasan secara ketat bagi masyarakat khususnya warga Tebingtinggi, yang akan melakukan kunjungan ke Kamboja," kata Ketua DPC Repdem Tebingtinggi, Sandy kepada wartawan, Kamis (9/1/2025).
Sandy mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh, banyak warga Tebingtinggi yang berpergian ke Kamboja dengan tujuan berwisata atau melancong tapi akhirnya diduga dipekerjakan menjadi pekerja di bisnis judi online (judol).
"Sudah ada yang jadi korban menjadi pekerja judol di Kamboja seperti Rico Nasution, yang dikabarkan telah meninggal dunia tapi belum diketahui kebenarannya. Hal ini menjadi evaluasi pemerintah khusus pihak Imigrasi," ungkapnya.
Sandy berharap Pemko Tebingtinggi juga melakukan langkah kongkret untuk mencegah orang tua untuk memberangkatkan anaknya ke Kamboja, walaupun diimingi gaji yang besar.
"Pemko Tebingtinggi sudah bisa turun ke masyarakat untuk menyosialisasikan banyaknya WNI yang sudah menjadi korban bekerja judol di Kamboja," tutupnya. (*)